Minat Investor China Melejit, Target Panda Bond RI Naik
Target Panda Bond Indonesia berpotensi naik di atas USD 1 miliar seiring tingginya minat investor China.
Foto ilustrasi siswa berangkat sekolah menaiki sepeda, dibuat menggunakan Artificial Intelligence.
Harianjogja.com, JAKARTA—Program Sekolah Unggul Garuda Transformasi mencatat lonjakan signifikan dalam penerimaan mahasiswa Indonesia di kampus top dunia, dengan peningkatan hingga 150 persen pada 2026. Capaian ini mempertegas efektivitas strategi pemerintah dalam mendorong akses pendidikan global melalui penguatan kualitas siswa.
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Stella Christie, mengungkapkan hingga 24 April 2026 terdapat 330 siswa Indonesia yang telah mengantongi letter of acceptance (LoA) dari 100 kampus terbaik dunia. Jumlah ini melonjak tajam dibandingkan tahun 2025 yang hanya mencapai 132 siswa.
"Kemungkinan besar akan bertambah karena masih ada top university seperti Tsinghua yang belum mengumumkan," katanya.
Tak hanya jumlah siswa, total LoA yang diperoleh juga meningkat drastis. Pada 2026 tercatat sebanyak 1.567 LoA, atau naik 167 persen dibandingkan 587 LoA pada 2025.
Menurut Stella, peningkatan ini tidak hanya terjadi di sekolah-sekolah di Pulau Jawa, melainkan merata hingga berbagai daerah. Hal ini menunjukkan dampak program Sekolah Unggul Garuda Transformasi dalam memperluas peluang siswa di seluruh Indonesia.
Ia mencontohkan sejumlah sekolah yang mengalami lonjakan signifikan, seperti SMAN Fajar Harapan Aceh dari satu siswa menjadi 14 siswa, MAN IC Gorontalo dari nol menjadi tujuh siswa, serta SMAN 10 Samarinda dari nol menjadi 30 siswa yang diterima di kampus top dunia.
Prestasi tersebut bahkan menembus kampus elite global. Dua siswa Indonesia berhasil diterima di University of Oxford yang menempati peringkat pertama dunia versi Times Higher Education (THE) 2026.
"Saya sendiri memperkenalkan langsung Sekolah Garuda ke Vice Chancellor Oxford," lanjut dia.
Ia menegaskan capaian ini merupakan hasil pembinaan intensif melalui program Sekolah Garuda Transformasi, mulai dari penguatan kemampuan akademik hingga pendampingan strategis dalam memilih universitas tujuan.
Ke depan, pemerintah berencana memperluas program ini dengan membangun enam Sekolah Unggul Garuda baru serta menambah jumlah sekolah transformasi di berbagai daerah guna memperluas akses siswa ke pendidikan kelas dunia.
Saat ini, proses seleksi tengah berlangsung dengan antusiasme tinggi. Tercatat sebanyak 240 sekolah dari 25 provinsi di Indonesia telah mendaftar untuk mengikuti program tersebut, menandakan tingginya minat terhadap peningkatan kualitas pendidikan global melalui skema Sekolah Garuda Transformasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Target Panda Bond Indonesia berpotensi naik di atas USD 1 miliar seiring tingginya minat investor China.
BNN, TNI, dan Polri bongkar 59 jaringan narkoba. Lebih dari 200 ton barang bukti diamankan senilai Rp29 triliun.
Disdikpora Kulonprogo gelar pelatihan dan lomba bisnis untuk pelajar dan pemuda, dorong lahirnya wirausahawan muda.
UGM kembangkan Smart Compost Vessel di Sleman, ubah sampah organik jadi pupuk cair untuk ketahanan pangan keluarga.
Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 5 Sleman menggelar peringatan Milad ke-29 yang dirangkaikan dengan peresmian Sasana Krida Wiyata pada Jumat (26/6/2026).
Gempa kembar Venezuela tewaskan 920 orang dan ribuan luka. Kerusakan parah terjadi di La Guaira