Venezuela Konfirmasi 3 Kematian akibat Hantavirus di Anzoategui
Venezuela mengonfirmasi tiga kematian akibat hantavirus di Anzoategui. Pemerintah menyatakan belum ada bukti penularan virus antarmanusia.
Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan kepada sejumlah orang tua murid saat meninjau Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, Minggu (7/6/2026). ANTARA/HO-BPMI Sekretariat Presiden/aa.
Harianjogja.com, JAKARTA—Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pendidikan menjadi fondasi utama dalam mendorong kesejahteraan masyarakat di berbagai sektor kehidupan. Hal ini disampaikan saat kunjungan kerja ke Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, Minggu.
Dalam keterangannya, Presiden menekankan bahwa pembangunan sumber daya manusia (SDM) harus dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya melalui pendidikan formal, tetapi juga pelatihan di berbagai bidang profesi. Mulai dari petani, tenaga pendidik, hingga tenaga kesehatan, semuanya perlu mendapatkan akses peningkatan kompetensi.
“Pendidikan yang mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat harus menyentuh semua sektor. Pelatihan untuk petani, guru, perawat, dan profesi lainnya harus terus ditingkatkan,” ujar Prabowo.
Ia menilai, peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan merupakan pekerjaan besar yang membutuhkan dukungan sumber daya yang tidak sedikit. Oleh sebab itu, pemerintah berkomitmen untuk mengelola kekayaan negara secara optimal dan bertanggung jawab agar dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi kepentingan rakyat.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga mengungkapkan optimismenya terhadap perkembangan program Sekolah Rakyat. Program ini dinilai menjadi solusi nyata untuk membuka akses pendidikan bagi masyarakat yang selama ini terkendala faktor ekonomi.
Meski demikian, Prabowo mengakui bahwa kebutuhan akan fasilitas pendidikan tersebut masih sangat tinggi di berbagai daerah. “Saya melihat perkembangan Sekolah Rakyat ini sangat menggembirakan. Namun, kebutuhan masyarakat terhadap sekolah seperti ini ternyata masih sangat besar,” katanya.
Untuk menjawab tantangan tersebut, Presiden meminta percepatan pembangunan Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia. Ia juga mendorong kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, serta kementerian dan lembaga terkait untuk mencari terobosan inovatif dalam meningkatkan kapasitas layanan pendidikan.
Salah satu langkah yang didorong adalah pemanfaatan aset negara yang belum digunakan secara optimal sebagai solusi sementara, sambil menunggu pembangunan gedung sekolah permanen.
Program Sekolah Rakyat menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam memperluas akses pendidikan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat. Dengan program ini, diharapkan semakin banyak anak Indonesia memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik.
Presiden menegaskan bahwa pendidikan bukan sekadar proses belajar di dalam kelas, melainkan investasi jangka panjang bagi kemajuan bangsa. Melalui pendidikan yang merata dan berkualitas, Indonesia diharapkan mampu melahirkan generasi unggul yang mandiri, kompetitif, dan berdaya saing global.
Lebih dari itu, pemerintah ingin memastikan bahwa keterbatasan ekonomi tidak lagi menjadi penghalang bagi anak-anak Indonesia untuk mendapatkan pendidikan yang layak.
Dengan langkah tersebut, pendidikan diharapkan menjadi kunci utama dalam mewujudkan Indonesia yang maju, adil, dan sejahtera bagi seluruh rakyat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Venezuela mengonfirmasi tiga kematian akibat hantavirus di Anzoategui. Pemerintah menyatakan belum ada bukti penularan virus antarmanusia.
Pemerintah menyiapkan Tol Japek 2 Selatan dan Tol Prosiwangi untuk uji coba pendaratan jet tempur dalam kondisi darurat.
Bhayangkara FC melepas 15 pemain dan mempertahankan sejumlah pemain kunci untuk menghadapi Super League musim 2026/2027.
Cakupan layanan PDAM Kota Jogja baru mencapai 30 persen. Air tanah yang masih dianggap baik dan persoalan sanitasi menjadi tantangan.
Revisi Permenaker outsourcing diklaim rampung. Pekerja alih daya nantinya hanya diperbolehkan untuk empat jenis pekerjaan penunjang.
Kepala BGN Sudaryono meminta masyarakat melaporkan oknum yang mengatasnamakan dirinya untuk menekan petugas Program Makan Bergizi Gratis.