BBM Jenis B50 Resmi Berlaku 1 Juli 2026, ESDM Pastikan Siap Diterapkan
Pemerintah memastikan implementasi biodiesel B50 mulai 1 Juli 2026 siap dijalankan setelah serangkaian uji teknis menunjukkan hasil positif.
Presiden Prabowo Subianto. - ANTARA/YouTube Sekretariat Presiden
Harianjogja.com, JAKARTA—Presiden Prabowo Subianto menegaskan kampus harus menjadi pusat kebebasan akademik, pertukaran gagasan, serta pengembangan sains dan teknologi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Pesan tersebut disampaikan saat menghadiri penutupan Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri 2026 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Minggu (28/6/2026).
Dalam kesempatan itu, Prabowo menilai perbedaan pandangan di lingkungan perguruan tinggi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan akademik. Menurutnya, kampus justru menjadi ruang untuk menguji berbagai ide, pemikiran, filosofi, hingga inovasi secara terbuka dan ilmiah.
"Kita berbeda pandangan tidak ada masalah. Universitas adalah tempat di mana gagasan-gagasan diadu, adu gagasan, adu pandangan, adu filosofi, adu inovasi," ujar Prabowo.
Ia menegaskan bahwa kebebasan akademik (academic freedom) wajib dijaga sebagai fondasi utama penyelenggaraan pendidikan tinggi. Namun, kebebasan tersebut harus diarahkan untuk memperkuat pengembangan ilmu pengetahuan, riset, dan inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat.
"Kampus punya academic freedom, kebebasan akademis, bukan kebebasan yang lain-lain," katanya.
Prabowo juga mengingatkan bahwa perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta, memperoleh dukungan negara yang berasal dari dana masyarakat. Oleh karena itu, hasil penelitian dan inovasi yang dihasilkan kampus seharusnya kembali memberikan manfaat kepada publik sebagai pihak yang ikut membiayai penyelenggaraan pendidikan tinggi.
Menurutnya, perguruan tinggi perlu semakin aktif mengembangkan sains dan teknologi guna menjawab berbagai tantangan pembangunan nasional di berbagai sektor.
"Biarlah kampus aktif menggeluti sains dan teknologi untuk memberi manfaat kepada rakyat yang membiayai kampus-kampus itu," ujarnya.
Dalam pidatonya, Prabowo juga menyoroti peran sektor swasta dalam mendukung pembangunan nasional, termasuk bidang pendidikan. Meski memiliki kontribusi besar, menurutnya sektor swasta juga memperoleh berbagai bentuk dukungan pemerintah, seperti subsidi listrik, subsidi bahan bakar minyak (BBM), serta sejumlah kebijakan fiskal lainnya.
"Swasta berperan sangat penting, tapi swasta pun menikmati uang rakyat dari subsidi listrik, subsidi BBM, dengan segala upaya yang kita lakukan. Jadi saudara, ini adalah bernegara," kata Prabowo.
Pada akhir sambutannya, Presiden mengapresiasi seluruh peserta Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri 2026 yang telah mengikuti rangkaian kegiatan dengan serius. Ia mengaku telah menerima berbagai usulan dan pertanyaan dari peserta, serta berkomitmen mempelajarinya sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan ke depan.
"Saya terima daftar usulan dan daftar pertanyaan yang tadi disampaikan cukup banyak. Saya janji satu-satu akan saya perhatikan," ujar Prabowo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis
Pemerintah memastikan implementasi biodiesel B50 mulai 1 Juli 2026 siap dijalankan setelah serangkaian uji teknis menunjukkan hasil positif.
Balita tewas setelah terjebak lubang proyek di Manggarai, Tebet. Evakuasi berlangsung empat jam sebelum korban dibawa ke rumah sakit.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 29 Juni 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 dengan 16 jadwal keberangkatan.
BPS menjamin data Sensus Ekonomi 2026 hanya untuk statistik, bukan pajak. Pendataan menjadi dasar kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.
Menteri Rosan Roeslani menilai kolaborasi riset dan industri menjadi kunci mempercepat hilirisasi serta memperkuat daya saing ekonomi nasional.
Mensos Syaifullah Yusuf menegaskan validitas data menjadi kunci Program Sekolah Rakyat agar bantuan pendidikan tepat sasaran bagi keluarga miskin.