Kemendikdasmen Geser Jadwal TKA SMA di Kalteng akibat Karhutla

Newswire
Newswire Senin, 26 Oktober 2026 12:47 WIB
Kemendikdasmen Geser Jadwal TKA SMA di Kalteng akibat Karhutla

Foto ilustrasi dibuat dengan artificial intellegence.

Harianjogja.com, JOGJA—Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memindahkan seluruh peserta Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMA di Kalimantan Tengah ke jadwal susulan akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Keputusan ini diambil setelah pemerintah provinsi setempat mengajukan permohonan resmi karena kondisi karhutla masih mengganggu kegiatan belajar dan pelaksanaan asesmen.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti mengatakan penyesuaian jadwal dilakukan dengan mengutamakan keamanan, keselamatan, dan kesehatan murid. Pelaksanaan TKA bagi peserta di Kalimantan Tengah akan diselenggarakan secara terpisah dari jadwal sebelumnya.

“Karena keamanan dan keselamatan serta kesehatan murid adalah yang utama. Sudah kami jadwalkan untuk nanti pelaksanaannya diselenggarakan secara tersendiri,” kata Mu'ti setelah meninjau pelaksanaan TKA gelombang pertama hari pertama di SMA Negeri 3 Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten, Senin pagi.

Seluruh Peserta Kalteng Dipindahkan ke Jadwal Susulan

Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM) Kemendikdasmen, Toni Toharudin, menjelaskan kementerian telah menyiapkan prosedur operasional standar atau SOP untuk pelaksanaan TKA di wilayah yang terdampak bencana, termasuk karhutla.

Prosedur tersebut memungkinkan penyesuaian jadwal berdasarkan kondisi di lapangan. Dengan demikian, daerah yang tidak memungkinkan menggelar asesmen sesuai jadwal dapat dialihkan ke periode susulan.

“Kalimantan Tengah sudah beraudiensi untuk mundur ke jadwal yang lain, dan itu diikuti oleh seluruh murid yang ada di Kalimantan Tengah,” ujarnya.

Toni menambahkan daerah yang masih memungkinkan menyelenggarakan TKA tetap dapat mengikuti asesmen pada gelombang pertama maupun kedua. Namun, apabila terjadi gangguan yang memengaruhi pelaksanaan di suatu wilayah, jadwal dapat digeser sesuai kebutuhan.

“Kalau ada sesuatu yang terjadi di area itu, kami sudah punya prosedur-prosedur standar untuk memundurkan jadwal sesuai dengan keperluan mereka. Jadi jadwal pelaksanaannya mundur sampai ke jadwal susulan,” kata Toni.

Keputusan Diambil Setelah Audiensi

Kepala Pusat Asesmen Pendidikan (Kapusmendik) Kemendikdasmen, Rahmawati, mengatakan pihaknya menerima audiensi dengan Dinas Pendidikan dan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah pada Sabtu (24/10).

Audiensi tersebut dilakukan setelah pemerintah provinsi mengajukan permohonan resmi untuk menggeser jadwal pelaksanaan TKA. Hasil pembahasan itu menjadi dasar pemindahan seluruh peserta jenjang SMA di Kalimantan Tengah ke jadwal susulan.

“Benar, Kalteng mengajukan surat resmi Jumat Maghrib dan Sabtu, kami audiensi dengan Dinas Pendidikan serta Kanwil Kemenag Kalteng, diputuskan seluruh peserta Kalteng dipindahkan ke jadwal susulan,” ujar Rahmawati saat dihubungi di Jakarta Pusat, Senin.

Pelaksanaan TKA di Kalimantan Selatan Masih Didata

Berbeda dengan Kalimantan Tengah, penyesuaian jadwal TKA di Kalimantan Selatan dilakukan secara parsial. Kemendikdasmen masih mendata satuan pendidikan yang tidak memungkinkan mengikuti asesmen pada gelombang pertama maupun kedua akibat dampak karhutla.

Rahmawati mengatakan pemerintah provinsi setempat mengajukan penyesuaian berdasarkan kondisi masing-masing satuan pendidikan. Karena itu, tidak seluruh peserta di Kalimantan Selatan langsung dipindahkan ke jadwal susulan.

“Tidak, kalau Kalimantan Selatan parsial tergantung kondisi satuan pendidikan. Jadi, Saat ini masih berlangsung, belum kami rekap,” ujarnya.

Pendataan tersebut dilakukan untuk menentukan satuan pendidikan yang memerlukan penyesuaian jadwal. Sementara itu, pelaksanaan TKA di wilayah yang kondisinya masih memungkinkan tetap dapat berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online