DPRD Soroti Kesiapan Hadapi Ancaman Bencana di Kota Jogja
Komisi C DPRD Kota Jogja menyoroti minimnya sarana prasarana dan personel BPBD saat membahas kebutuhan anggaran penanggulangan bencana 2027.
Perwakilan Akademi Komunitas Negeri Seni dan Budaya (AKN-SB) Jogja, Sekolah Vokasi UGM dan Fakultas Vokasi UNY melakukan kunjungan ke Griya Harian Jogja, Selasa (19/9/2023) sore. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Direktorat Kemitraan dan Penyelarasan Dunia Usaha dan Dunia Industri (Mitras DUDI) Kemendikbud Ristek mengandeng tiga kampus di Jogja dalam rangka penguatan ekosistem kemitraan dan pengembangan inovasi berbasis potensi daerah. Program ini mengupayakan agar pendidikan vokasi sejalan dengan tujuan ekonomi suatu daerah sehingga kemitraan berbagai pihak harus diperkuat.
Program itu melibatkan tiga kampus untuk menjalan program kolaborasi. Terdiri atas Akademi Komunitas Negeri Seni dan Budaya (AKN-SB) Jogja, Sekolah Vokasi UGM dan Fakultas Vokasi UNY. Para pejabat pemangku program ini melakukan kunjungan ke Griya Harian Jogja, Selasa (19/9/2023) sore.
BACA JUGA : Gandeng Prakerja dan Karier.mu, SV UGM Dorong Pendidikan Berkualitas dan Inklusif
Kunjungan itu dihadiri Plt Direktur Mitras DUDI Uuf Brajawidagda, perwakilan AKNSB Rois Faisal Achyar, kemudian Fajar Wahyu Nugroho dari Fakultas Vokasi UNY, Wakil Dekan Sekolah Vokasi UGM Wiryanta serta jajaran dari perwakilan masing-masing kampus.
Kick off program ini akan digelar bersamaan dengan diskusi interaktif di Sekolah Vokasi UGM pada Rabu (20/9/2023) dengan menghadirkan narasumber dari perwakilan Kadin, Pemda DIY dan Kemendikbud.
“Karena kami tidak mungkin melakukannya sendiri maka kami juga berkolaborasi dengan AKNSB, Sekolah Vokasi UGM dan Fakultas Vokasi UNY. Kami menyebutnya penguatan ekosistem kemitraan untuk pengembangan inovasi berbasis potensi daerah,” ujar Uuf Brajawidagda.
Program ini kami direncanakan berjalan selama tiga tahun ke depan secara bertahap. Mulai dari workshop, perencanaan inovasi, pemetaan kebutuhan daerah dan kebutuhan sumber daya inovasi. Hingga mampu mensinergikan antara pendidikan vokasi sejalan dengan kebutuhan ekonomi daerah.
“Kami berharap program ini bisa ditularkan tidak hanya ke Pemda tetapi juga ke industri. Kami ingin pendidikan vokasi ini sejalan dengan kebutuhan ekonomi daerah. Sehingga di program ini ada pemetaan kebutuhan ekonomi daerah. Sehingga perlu pelibatan riset,” ujarnya.
BACA JUGA : Pendidikan Vokasi Siapkan Peserta Didik Hadapi Era Perubahan yang Cepat
Wakil Pemimpin Redaksi Harian Jogja Nugroho Nurcahyo dalam kesempatan itu menyarankan pentingnya memasukkan nilai keistimewaan dalam program tersebut karena sasarannya pada potensi lokal DIY. Mengingat Jogja hal itu sudah menjadi ciri khas Jogja.
“Misalnya ada nama-nama kampung unik di Jogja yang itu erat kaitan dengan keistimewaan, kampung ini bisa berkembang menjadi destinasi karena peran serta sejarah dan latar belakangnya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Komisi C DPRD Kota Jogja menyoroti minimnya sarana prasarana dan personel BPBD saat membahas kebutuhan anggaran penanggulangan bencana 2027.
Leeds United menang 1-0 atas Tottenham Hotspur berkat gol Noah Okafor menit ke-79 sekaligus mengakhiri puasa kemenangan lima pertandingan.
Shin Tae-yong dan Rizky Ridho mengkritik kondisi rumput JIS setelah Persija Jakarta menang 1-0 atas Persebaya Surabaya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 8 November 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jam keberangkatan 13 stasiun dan tarif tiket Rp8.000.
Persita Tangerang kalah 0-1 dari Isen Mulang di kandang sendiri. Gol Adilson Silva pada menit ke-68 menjadi penentu kemenangan.
Pemerintah menyiapkan ekosistem jagung dari hulu ke hilir dan menyalurkan jagung SPHP untuk membantu peternak ayam petelur.