Sensus Ekonomi DIY Tembus 69%, BPS Jamin Kerahasiaan Data
Sensus Ekonomi 2026 di DIY telah mencapai 69%. BPS DIY memastikan data pelaku usaha aman dan tidak berkaitan dengan perpajakan.
Suasana lomba debat bahasa Inggris tingkat DIY yang diselenggarakan Disdikpora DIY, Kamis (19/10/2023). - Harian Jogja/Yosef Leon Pinsker
JOGJA—Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY menyelenggarakan Lomba Debat Bahasa Inggris selama dua hari pada Kamis- Jumat (19-20/10/2023). Kegiatan yang diselenggarakan rutin setiap tahun ini bertujuan untuk mengasah keterampilan siswa SMA terhadap berbagai isu serta mengembangkan kemampuan minat bakat mereka.
Kepala Seksi SMA Disdikpora DIY, Supartini menjelaskan lomba debat bertajuk National School Debating Championship itu digelar tingkat DIY dan rutin dilaksanakan setiap tahun. Sebelumnya, para peserta menjalani seleksi di sekolah masing-masing di tingkat kabupaten dan kota untuk mengikuti lomba itu.
Total ada sebanyak lima tim yang berpartisipasi dengan satu tim terdiri dari tiga orang. "Semuanya campur di setiap tim tidak ada dari sekolah yang sama," katanya, Kamis (19/10/2023).
Menurut Supartini, para peserta lomba akan diuji ketangkasannya dalam menyampaikan gagasan dalam bahasa Inggris terhadap suatu isu tertentu yang sudah disiapkan dewan juri yang berasal dari Universitas Gadjah Mada (UGM).
BACA JUGA: Putaran II Kualifikasi Piala Dunia 2026, Irak Vs Indonesia, Ini Komentar Shin Tae-yong
Isu yang diangkat juga cukup luas mulai dari perkembangan terkini di tingkat nasional maupun Internasional. Nantinya, para peserta harus melewati babak kualifikasi penyisihan, semifinal dan final untuk menentukan juara 1, 2, dan 3.
"Mulai dari babak penyisihan mempertemukan wakil antar kabupaten dan kota. Setelah itu semifinal dan final untuk perebutan peringkat satu, dua dan tiga," katanya.
Dalam lomba debat tersebut para peserta sebelumnya telah menjalani seleksi penyaringan dari tingkat sekolah masing-masing. Di setiap sekolah yang mempunyai ekstrakurikuler debat akan digodok lagi di tingkat kabupaten dan kota untuk menjadi perwakilan setiap wilayah dalam lomba tingkat DIY.
"Sekolah memiliki ekstrakurikuler debat, nah dari sana kami mengadakan lomba dan mereka [peserta] sudah berlatih lama," katanya.
Setelah penetapan juara dalam lomba, panitia dan Disdikpora DIY akan memilih tiga pembicara terbaik yang nantinya akan dibina dan dilatih untuk dipersiapkan maju ke tingkat nasional dalam lomba yang sama. Mereka akan menjalani training camp di hotel dan menginap di sana untuk mempersiapkan diri. Tahun ini wakil DIY yang maju dalam lomba debat nasional harus terhenti di babak delapan besar.
"Pelaksanaan lomba debat nasional sudah berlangsung awal Oktober 2023. Harapan kami para pelajar ini punya pengalaman dan bekal dalam minat bakat bahasa Inggris serta menjadi wadah dalam mengasah keterampilan berbahasa mereka," katanya. (BC)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sensus Ekonomi 2026 di DIY telah mencapai 69%. BPS DIY memastikan data pelaku usaha aman dan tidak berkaitan dengan perpajakan.
Pemerintah memastikan pemisahan anggaran BGN dari fungsi pendidikan mulai diterapkan pada penyusunan APBN 2028 sesuai putusan MK.
Balita menjadi kelompok paling rentan TBC di Kota Jogja. Hingga 23 Juli 2026 tercatat 174 anak terdiagnosis tuberkulosis.
IHSG ditutup naik 0,80 persen ke level 6.236,13 pada Jumat, didorong sentimen positif dari bursa Asia, AS, China, dan faktor domestik.
KTP dicatut untuk pinjol ilegal bisa merusak skor kredit. Simak cara cek penggunaan NIK secara gratis melalui iDebku OJK dan langkah yang harus dilakukan jika m
Kasus kematian Naura di RSUD Prambanan disepakati selesai secara damai. Keluarga menerima penjelasan medis dan akan mencabut laporan ke Polda DIY.