Advertisement
Kampung Batik Solo Ketiban Untung dari Penyelenggaraan Piala Dunia U-17
Sejumlah petugas menggelindingkan bola besar saat Trophy Experience FIFA U-17 World Cup atau Piala Dunia U-17 di Jalan Tunjungan, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (29/10/2023). Antara - Didik Suhartono
Advertisement
Harianjogja.com, SOLO—Kampung Batik Solo, Jawa Tengah, baik Laweyan maupun Kauman mengaku ikut merasakan dampak positif dari penyelenggaraan Piala Dunia U-17 yang sudah dimulai sejak 10 November 2023
Ketua Paguyuban Kampung Batik Kauman Gunawan Setiawan mengatakan ada beberapa kunjungan yang berasal dari ofisial dan penonton Piala Dunia U-17.
Advertisement
Meski demikian, hingga saat ini pihaknya belum dapat memastikan berapa banyak kontribusi kunjungan dari penonton maupun official kesebelasan yang menjadi peserta piala dunia.
"Yang pasti setiap hari ada, dari kelompok ini jumlahnya puluhan yang berkunjung ke kampung kami," katanya di Solo, Selasa (21/11/2023)
Ia mengatakan para pengunjung ini datang untuk melakukan berbagai aktivitas, mulai dari foto hingga melihat produksi batik secara langsung.
"Kunjungan wisata yang mereka lakukan ini menjadikan kegiatan Piala Dunia U-17 tidak hanya olahraga tapi juga hiburan, wisata, mengenal budaya, dan sesuatu yang bikin tamu kita tidak bosan, hanya lihat bola," katanya lagi.
Senada, Ketua Forum Pengembangan Kampoeng Batik Laweyan (FPKBL) Alpha Febela Priyatmono mengatakan jika bicara batik maka warisan budaya tersebut memang sudah diakui oleh dunia.
"Ini bisa mengangkat Solo dan menjadi potensi yang dimiliki oleh Kota Solo," katanya pula.
BACA JUGA: Tarik Pelancong, Pelaku Wisata Jogja Didorong Manfaatkan Momentum Piala Dunia U17
Dia berharap penyelenggaraan acara serupa bisa dilaksanakan setiap tahun sehingga bisa terus meramaikan kunjungan wisata di Kampung Batik Laweyan maupun Kauman.
"Insya Allah event seperti ini bisa diadakan secara rutin. Bisa mendongkrak pendapatan daerah. Selain itu, potensi ini kalau dikembangkan dan dikolaborasikan akan mendongkrak kunjungan wisatawan," kata dia.
Meski demikian, ke depan ia berharap agar pelaku batik dapat lebih dilibatkan pada acara-acara yang mendatangkan banyak orang ke Solo, salah satunya dari sisi promosi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Penantian Sepekan Berakhir Jenazah Perwira TNI Tiba di Cimahi
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
Advertisement
Advertisement








