Advertisement
UGM Akan Evaluasi Kerja Sama Pinjol untuk Pembayaran UKT & Siapkan Skema Kredit Lain
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Pengabdian Masyarakat, dan Alumni UGM Arie Sudjito. Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Universitas Gadjah Mada (UGM) akan memperbaiki skema kredit pembayaran untuk membayar uang kuliah tunggal (UKT) yang tidak memberatkan mahasiswa. Termasuk mengevaluasi kerja sama dengan penyedia pinjaman online (pinjol).
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Pengabdian Masyarakat, dan Alumni UGM Arie Sudjito
Advertisement
akan mengevaluasi kerja sama dengan perusahaan penyedia jasa pinjaman daring (pinjol) Danacita untuk pembayaran UKT bagi mahasiswanya. Evaluasi ini bakal dilakukan seiring munculnya persepsi negatif terhadap pinjaman daring (dalam jaringan). "Kita harus merespons tentang kecenderungan imej yang negatif terhadap pinjol," ujar dia, Rabu (7/2/2024).
Menurut Arie, perjanjian kerja sama dengan penyedia jasa pinjaman daring tersebut telah dilakukan pada 2022 atau pada era kepengurusan pimpinan UGM sebelumnya.
Dia mengatakan UGM akan mengecek kembali surat kontrak sehingga dapat diketahui sampai kapan kerja sama dengan perusahaan pinjaman daring itu berlangsung guna menentukan langkah apakah diakhiri atau dilanjutkan dengan sejumlah perbaikan.
Baca Juga
Bayar UKT Pakai Pinjol, Ekonom: Masih Lebih Baik ketimbang untuk Konsumtif
Meski Sesuai Ketentuan, OJK DIY Wanti-wanti Risiko Bayar UKT dengan Pinjol
Komisi X DPR RI Usulkan Kredit Bagi Mahasiswa untuk Bayar Kuliah
Arie sendiri mengaku tidak setuju dengan mekanisme kerja sama dengan perusahaan pinjaman daring untuk membayar UKT karena dinilai cenderung memberatkan mahasiswa. "Saya adalah orang yang enggak setuju," ucap dia.
Dia menambahkan UGM akan berupaya memperbaiki mekanisme pembayaran UKT tersebut dengan menyiapkan skema kredit pembayaran lain yang tidak memberatkan mahasiswa.
"UGM akan berusaha untuk membuat skema-skema bantuan, kredit yang dilakukan oleh kampus," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Panggilan Palsu 119 di Sleman Capai 40 Persen
- Sengketa Tanah di Kulonprogo, Petani Diusir dari Lahan Sendiri
- Ribuan Akar Wangi Selamatkan Wilayah Rawan Longsor di Gunungkidul
- Setelah Ambulans, Damkar Sleman Juga Disasar Laporan Fiktif DC Pinjol
- Kecelakaan di Jalan Magelang Sleman, Pikap Vs Motor, 1 Orang Tewas
Advertisement
Advertisement








