Advertisement

Bayi Ditemukan Mati Tak Wajar di Jenar Sragen

Tri Rahayu
Minggu, 16 Juni 2024 - 15:27 WIB
Ujang Hasanudin
Bayi Ditemukan Mati Tak Wajar di Jenar Sragen Foto Ilustrasi. - Ist/Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, SRAGEN-Bayi laki-laki berumur satu hari ditemukan dalam kondisi meninggal dunia tak wajar di rumah warga di Dukuh Soko, Desa Ngepringan, Kecamatan Jenar, Sragen, Minggu (16/6/2024).

Jenazah bayi tersebut ditemukan di kolong dapur rumahnya sendiri sekitar pukul 02.30 WIB.

Advertisement

Ketua PSC 119 Sukowati Sragen Udayanti Proborini melalui Sekretaris PSC 119 Sukowati Nengah Adnyana Oka Manuaba kepada wartawan, Minggu siang, mengatakan bayi itu diketahui anak dari Ny. SA, yang tinggal di Dukuh Soko, Desa Ngepringan, Kecamatan Jenar, Sragen.

Oka, sapaannya, menyampaikan bayi ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dengan luka lecet di leher kiri, lecet bahu kiri, lebam leher kanan, dan mengeluarkan busa di hidung sebelah kanan.

“Awalnya kami mendapat informasi dari Kapolsek Jenar lewat WhatsApp pada pukul 07.56 WIB tentang adanya kematian bayi tidak wajar di Dukuh Soko, Desa Ngepringan, Jenar. Kami langsung berkoordinasi dengan Puskesmas Jenar untuk memastikan informasi itu dengan menghubungi bidan desa setempat,” ujarnya.

BACA JUGA: Kasus Kematian Bayi Mencurigakan yang Makamnya Dibongkar di Bantul Akhirnya Terungkap

Dia menerangkan bidan Desa Ngepringan, Kecamatan Jenar, Sragen, menerima informasi dari warga pada pukul 05.00 WIB tentang bayi meninggal. Bidan mendatangi lokasi dan ternyata bayi sudah dievakuasi dan dibungkus dengan jas hujan.

Dia mengatakan pada leher bayi ditemukan ikatan kain. “Kemudian bidan berkoordinasi dengan perangkat desa dan Polsek Jenar,” ujarnya.

Dari keterangan lain, kata Oka, ibu dari bayi itu mengalami pendarahan dan dirujuk ke Puskesmas Tangen, kemudian dibawa ke RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen.

Setelah visum, kata dia, jenazah dievakuasi ke Instalasi Forensik RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen dengan menggunakan ambulans Puskesmas Jenar. Berdasarkan informasi di RSUD Sragen, ibu dari bayi itu juga ditangani medis untuk operasi karena plasenta diduga masih di dalam perut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Solopos.com

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Korban Luka di UEA Tembus 217, WN Rusia Ikut Terdampak

Korban Luka di UEA Tembus 217, WN Rusia Ikut Terdampak

News
| Minggu, 05 April 2026, 04:27 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement