DVI Polda Jatim Terima 76 Data Ante Mortem Korban Virgo Transport 8
DVI Polda Jatim menerima 76 data ante mortem dan mengumpulkan 42 sampel DNA keluarga korban KM Virgo Transport 8.
Beasiswa pendidikan - ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Sekretaris Jenderal Kemendikbudristek Suharti memaparkan adanya perbaikan sistem pendidikan yang lebih adaptif dan berkeadilan dalam satu dekade terakhir sehingga berhasil menurunkan disparitas akses pendidikan.
Ia menyebutkan pihaknya telah memberikan perhatian khusus kepada anak-anak yang sempat putus sekolah akibat pandemi melalui program Kartu Indonesia Pintar (KIP). Program KIP selama 10 tahun itu telah membantu banyak siswa melanjutkan sekolah dan menurunkan disparitas antara keluarga miskin dan kaya.
“Kami juga mendukung keluarga miskin dengan membantu membayar uang kuliah, sehingga anak-anak dari keluarga kurang mampu lebih berani melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” kata Suharti dalam webinar bertajuk 10 Tahun Bersinergi Membangun SDM Nasional di Jakarta pada Selasa.
Demikian juga di daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terpencil), lanjutnya, Kemendikburistek telah melakukan berbagai upaya afirmasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Upaya tersebut mencakup penguatan kapasitas guru melalui upskilling dan reskilling, program Pendidikan Profesi Guru (PPG), serta memberikan kesempatan pendidikan tinggi bagi anak-anak berprestasi.
Di sisi lain, pihaknya juga telah memberikan intervensi melalui Asesmen Nasional untuk menilai dan membantu sekolah yang membutuhkan perhatian khusus. “Program seperti Kampus Mengajar tidak hanya membantu guru di daerah 3T tetapi juga menginspirasi siswa melalui kehadiran mahasiswa,” ujarnya.
Hal lainnya, ialah tiga tahun implementasi Kurikulum Merdeka juga telah menunjukkan hasil positif. Menurutnya, sekolah-sekolah yang telah menerapkan kurikulum tersebut selama tiga tahun menunjukkan peningkatan signifikan dalam literasi dan numerasi dibandingkan dengan sekolah yang baru menerapkannya.
“Sekolah-sekolah yang telah menerapkan Kurikulum Merdeka selama 3 tahun, literasi dan numerasi lebih unggul dibanding yang baru menerapkan 2 tahun apalagi 1 tahun,” katanya.
Selain itu, Suharti menerangkan, program pendidikan vokasi selama ini juga telah membantu menurunkan angka pengangguran. Mengutip data dari Badan Pusat Statistik (BPS), Suharti menyebut bahwa lulusan SMK yang bekerja setelah 1 tahun lulus meningkat drastis.
Data BPS menunjukkan lulusan SMK yang bisa bekerja setelah 1 tahun kelulusan naik dari 32,1 persen pada 2021 menjadi 38,4 persen pada 2023.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
DVI Polda Jatim menerima 76 data ante mortem dan mengumpulkan 42 sampel DNA keluarga korban KM Virgo Transport 8.
Jadwal KA Bandara YIA Minggu 20 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap.
Cukup Rp8.000, Ini Jadwal Lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo Hari Ini.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 20 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jadwal tiap stasiun hingga Jogja.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 20 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif KRL Rp8.000.
MilkLife Soccer Challenge Yogyakarta 2026 diikuti 1.294 atlet. Satoru Mochizuki melihat peluang lahirnya bibit timnas dari turnamen usia dini.