Serangan Drone dan Rudal Iran Hancurkan Data Center Amazon di Timur Tengah
Data center AWS di Bahrain dan UEA rusak diserang drone serta rudal Iran. Data pelanggan hilang permanen dan proses pemulihan butuh waktu lama.
Foto ilustrasi siswa SMA - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Pemerintah siap memperbaiki sistem dan pendekatan pembelajaran guna mengatasi maraknya budaya menyontek di kalangan pelajar. Hal ini diutarakan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti.
“Terkait dengan masih tingginya angka menyontek itu atau kebiasaan menyontek, kami akan berusaha memperbaiki sistem dan pendekatan pembelajaran, dan juga orientasi pendidikan,” kata Mendikdasmen Mu'ti pada konferensi pers Peluncuran Indeks Integritas Pendidikan 2024 dan Penandatanganan Komitmen Bersama Penyelenggaraan Pendidikan Antikorupsi di Jakarta, Kamis (24/4/2025).
Lebih lanjut, ia menjelaskan pihaknya siap mengubah orientasi pendidikan agar tidak hanya menekankan pada aspek pencapaian nilai dan skor saja, melainkan menekankan pada penguatan pendidikan nilai dan karakter.
Mu'ti menyebutkan pihaknya sudah mulai menerapkan perubahan orientasi pendidikan tersebut dalam pelatihan guru yang belakangan sudah menitikberatkan pada cara menguatkan pendidikan nilai dan juga bimbingan konseling bagi para murid.
“Ini yang sudah mulai kami terapkan di dalam pelatihan guru, sudah mulai kami masukkan aspek penguatan pendidikan nilai dan juga bimbingan konseling bagi para murid,” katanya.
Adapun salah satu perbaikan sistem dan pendekatan pembelajaran tersebut, lanjutnya, akan dimulai dengan penerapan pendekatan deep learning pada Tahun Ajaran 2025/2026.
Ia menerangkan pendekatan deep learning nantinya akan menekankan pada proses penemuan makna (meaning) dalam setiap materi yang dipelajari murid sehingga pada gilirannya dapat menjadi perilaku (behaving) atau melakukan apa yang dipelajari.
“Karena itu, Kemendikdasmen berusaha untuk memperbaiki bagaimana agar pembelajaran tidak sekedar menjadi proses transfer of knowledge yang menekankan pada aspek knowing," kata Mu'ti.
Sebagai informasi, Survei Penilaian Integritas (SPI) Pendidikan 2024 yang diluncurkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan beberapa temuan yang menarik berkaitan dengan kondisi integritas pendidikan di Indonesia.
Temuan pertama ialah dalam kejujuran akademik, kasus menyontek masih ditemukan pada 78 persen sekolah dan 98% kampus.
Dengan kata lain, menyontek masih terjadi pada mayoritas sekolah maupun kampus. Sementara untuk kasus plagiarisme, hasil SPI Pendidikan 2025 masih menemukan angka 43 persen pada kampus dan 6 persen pada sekolah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Data center AWS di Bahrain dan UEA rusak diserang drone serta rudal Iran. Data pelanggan hilang permanen dan proses pemulihan butuh waktu lama.
CEO Snapchat Evan Spiegel mengatakan pembatasan waktu penggunaan remaja telah dibahas secara internal. Namun, belum ada jadwal penerapannya.
Penggemar Ed Sheeran dilaporkan kesulitan menjual kembali tiket Loop Tour. Harga tiket resale sejumlah konser juga mengalami penurunan.
Floyd Samba mencetak dua gol dalam debut bersama Manchester City saat The Citizens menghajar Norwich 5-0 di Piala Liga Inggris 2026/2027.
Cuaca Jogja Jumat 18 September 2026 diprakirakan cerah di seluruh wilayah DIY. Simak suhu, kelembapan, hingga daftar kecamatan.
Juventus mengawali Liga Europa 2026/2027 dengan kemenangan 5-0 atas NEC Nijmegen. Lima pemain berbeda mencetak gol, sementara Milan kalah dari Benfica.