30 Tahun Berlalu, Festival Udin Kembali Tagih Keadilan
Peringatan yang berlangsung sejak Rabu (13/8/2026) hingga Sabtu (15/8/2026) ini menjadi ruang untuk terus menagih keadilan atas kasus Udin, yang telah mangkrak
Prof. Dr. H. Edy Suandi Hamid, M.Ec saat menyampaikan keterangan pers kepada wartawan, Kamis (31/8/2023)-Istimwa
Harianjogja.com, JOGJA—Prof. Dr. H. Edy Suandi Hamid, M.Ec kembali menjabat sebagai rektor Universitas Widya Mataram (UWM) untuk masa bakti 2023-2027. Jabatan ini merupakan ketiga kalinya bagi Prof. Edy Suwandi Hamid menjabat rektor kampus swasta yang didirikan oleh Sultan HB IX pada 1982 tersebut.
Sebelumnya Prof.Edy Suwandi Hamid menjabat rektor UWM pada periode 2017-2019. Kemudian kembali dipilih menjadi rektor di kampus yang sama pada periode 2019-2023. Perpanjangan jabatan rektor Edy Suandi Hamid ini sesuai dengan Surat Keputusan (SK) dari Yayasan Mataram Yogyakarta yang menaungi UWM.
“Saya baru menerima SK perpanjangan sebagai rektor untuk periode ke depan 2023-2027. Dengan perpanjangan ini praktis saya menjabat rektor UWM 2,5 periode,” katanya kepada wartawan, Kamis (31/8/2023).
Penyerahan SK perpanjangan rektor untuk Prof Edy Suandi Hamid akan dilakukan pada Sabtu, 2 September besok di Pendopo Agung Kampus Terpadu UWM, bersamaan dengan wisuda ke-63 Universitas Widya Mataram.
Prof. Edy Suandi Hamid merasa perpanjangan jabatan rektor tersebut untuk menuntaskan kerja-kerja yang sudah ia lakukan di UWM selama ini baik untuk perbaikan aspek akademik, penegakkan norma akademik, dan membangun kultur akademik.
Selain ini UWM saat ini memang sedang gencar membangun sarana dan prasarana pendukung perkuliahan, mulai dari gedung kuliah, gedung rektorat, pendopo, dan pendampingnya. “Tahun ini akan dibangun lagi lima gedung. Empat gedung kuliah tiga lantai dan satu Gedung Religius Center,” paparnya.
Sementara itu wisuda ke-63 besok Sabtu akan diikuti 176 wisudawan dari 10 Program Studi (Prodi). Wisudawan dengan Indek Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi 3,88 adalah Yamsasni Tasya Nurtetadari Prodi Kewirausahaan Fakultas Ekonomi.
Wisudawan termuda adalah M. Akbar Zaenal Azis, umur 21 tahun 8 bulan 7 hari dari Prodi Teknik Industri Fakultas Sains dan Teknologi. Wisudawan tertua adalah Matheas Prihargo Wahyandono, umur 53 tahun 1 bulan 15 hari dari Fakultas Hukum.
Selain menggelar wisuda, UWM juga akan menyelenggarakan dies natalis ke-41. Dies natalis akan diisi dengan sejumlah acara di antaranya workshop series peringatan 11 Tahun UU Keistimewaan DIY, FGD Perubahan Toga Wisuda Berbasis BudayaLokal, Cybersecurity dan Privasi: Menjaga Data Priba di Dalam Dunia Maya
Kemudian Kompetisi, antara lain Menghias Tumpeng, Food Festival, Kompetisi TikTok untuk Mahasiswa, e-Sport Competition. Selain itu juga ada kegiatan Ziarah ke Makam Sri Sultan Hameng kubuwono IX sebagai pendiri UWM, Soft Launching Pembangunan Kampus Terpadu Tahap I.
Kemudian dies natalis akan ditutup dengan upacara meliputi laporan tahunan, orasi ilmiah, pameran virtual tujuh penelitian dan tujuh pengabdian masyarakat unggulan UWM dan pemberian penghargaankepada dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa berprestasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Peringatan yang berlangsung sejak Rabu (13/8/2026) hingga Sabtu (15/8/2026) ini menjadi ruang untuk terus menagih keadilan atas kasus Udin, yang telah mangkrak
KPK menetapkan sejumlah tersangka dalam OTT dugaan korupsi pengadaan BNPB. Sekretaris Utama BNPB Rustian dipulangkan setelah diperiksa sebagai saksi.
Sultan HB X berharap Gunungkidul memperkuat pertanian untuk menopang ekonomi warga, termasuk memanfaatkan lahan hutan jati untuk tanaman pangan.
Wamendagri Ahmad Wiyagus mendorong model penanganan tuberkulosis (TB) di Jawa Tengah menjadi percontohan nasional melalui penemuan kasus, pengobatan
DPD PDI Perjuangan DIY menyalurkan 25 tangki air bersih ke enam kapanewon di Gunungkidul dan mendorong penanganan kekeringan jangka panjang.
Martha Tilaar merintis bisnis kecantikan dari garasi pada 1970 hingga membangun grup usaha kosmetik yang membawa kekayaan alam dan budaya Indonesia.