UIN Sunan Kalijaga Jogja Peringkat Kedua Nasional Versi THE WUR 2027

Sunartono
Sunartono Sabtu, 03 Oktober 2026 22:37 WIB
UIN Sunan Kalijaga Jogja Peringkat Kedua Nasional Versi THE WUR 2027

UIN Sunan Kalijaga masuk kelompok 801–1000 dunia THE WUR 2027 dan tercatat di posisi kedua nasional bersama sejumlah kampus Indonesia. /Istimewa.

Harianjogja.com, JOGJA—UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta mencatat capaian baru dalam pemeringkatan perguruan tinggi dunia Times Higher Education World University Rankings (THE WUR) 2027. Kampus tersebut masuk kelompok peringkat 801–1000 dunia dan tercatat berada di posisi kedua nasional bersama daftar perguruan tinggi Indonesia yang dirilis THE.

Rektor UIN Sunan Kalijaga Prof. Noorhaidi Hasan mengatakan capaian tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan kampus yang memiliki tradisi keilmuan Islam dan paradigma Integrasi–Interkoneksi.

“Saya kira ini sejarah bagi UIN Yogya, bagi PTKIN!” ujarnya, menanggapi capaian tersebut sebagai prestasi bagi UIN Sunan Kalijaga dan lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri.

Berdasarkan data THE WUR 2027, Universitas Indonesia (UI) berada pada posisi teratas di Indonesia dengan peringkat dunia 651–700. UIN Sunan Kalijaga dan Universitas Gadjah Mada (UGM) sama-sama berada dalam kelompok 801–1000 dunia.

UIN Sunan Kalijaga Masuk Kelompok 801–1000 Dunia

Kelompok 801–1000 merupakan rentang peringkat, bukan satu nomor urut tertentu. Dalam metodologi WUR 2027, THE menggunakan sistem kelompok peringkat untuk institusi di luar posisi teratas karena perbedaan skor di antara universitas tidak dianggap cukup signifikan secara statistik untuk ditampilkan sebagai urutan yang presisi.

THE WUR merupakan pemeringkatan global yang menilai universitas berorientasi riset melalui berbagai aspek utama. Pada edisi 2027, THE menggunakan 17 indikator yang dikelompokkan ke dalam lima bidang, yakni pengajaran, lingkungan riset, kualitas riset, keterbukaan internasional, dan industri.

Aspek pengajaran mencakup lingkungan pembelajaran, termasuk reputasi akademik, rasio dosen dan mahasiswa, serta indikator pendidikan doktoral. Lingkungan riset mencakup reputasi, pendanaan, dan produktivitas penelitian.

Sementara itu, kualitas riset melihat antara lain dampak sitasi, kekuatan penelitian, keunggulan penelitian, dan pengaruh penelitian. Keterbukaan internasional mencakup proporsi mahasiswa dan staf internasional serta kolaborasi penelitian internasional.

Adapun pilar industri mengukur pendapatan dari industri dan paten. Kelima bidang tersebut memiliki bobot yang berbeda dalam penghitungan skor keseluruhan THE WUR 2027.

Posisi Kampus Indonesia di THE WUR 2027

Selain UIN Sunan Kalijaga, sejumlah perguruan tinggi Indonesia juga masuk dalam daftar THE WUR 2027. Berikut 10 kampus Indonesia yang tercantum dalam daftar tersebut:

1. Universitas Indonesia (UI) — peringkat dunia 651–700.
2. UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta — peringkat dunia 801–1000.
3. Universitas Gadjah Mada (UGM) — peringkat dunia 801–1000.
4. Universitas Padjadjaran (Unpad) — peringkat dunia 1001–1200.
5. Universitas Sebelas Maret (UNS) — peringkat dunia 1001–1200.
6. Universitas Airlangga (Unair) — peringkat dunia 1201–1400.
7. UIN Maulana Malik Ibrahim Malang — peringkat dunia 1201–1400.
8. Binus University — peringkat dunia 1401–1600.
9. Universitas Diponegoro (Undip) — peringkat dunia 1401–1600.
10. Institut Teknologi Bandung (ITB) — peringkat dunia 1401–1600.

Bagi UIN Sunan Kalijaga, capaian tersebut menempatkan kinerja akademik kampus dalam perbandingan global yang mencakup pendidikan, penelitian, penyebaran pengetahuan, keterbukaan internasional, dan hubungan dengan industri.

Rektor UIN Sunan Kalijaga menempatkan capaian tersebut sebagai hasil kerja bersama sivitas akademika. Ia menyampaikan terima kasih kepada senat, para wakil rektor, kepala biro, dekan, Direktur Pascasarjana, serta para ketua lembaga.

Apresiasi khusus diberikan kepada Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), yang disebut Noorhaidi sebagai “panglima ikhtiar pemeringkatan”.

Capaian Akademik dan Kerja Kolektif Kampus

Menurut Noorhaidi, capaian dalam pemeringkatan tersebut tidak terlepas dari pekerjaan akademik yang berlangsung di berbagai unit kampus. Penelitian dosen, proses pendidikan mahasiswa, dukungan tenaga kependidikan, serta koordinasi lintas unit menjadi bagian dari aktivitas yang membentuk kinerja perguruan tinggi.

Bagi UIN Sunan Kalijaga, capaian THE WUR 2027 juga menjadi bagian dari perjalanan pengembangan kampus dengan tradisi keilmuan Islam dan paradigma Integrasi–Interkoneksi.

Kinerja akademik tersebut kini tercatat dalam pemeringkatan internasional yang menilai berbagai aspek universitas, mulai dari proses pembelajaran dan pengembangan penelitian hingga penyebaran pengetahuan dan kerja sama dengan pihak lain.

Capaian tersebut menjadi pijakan bagi UIN Sunan Kalijaga untuk melanjutkan pengembangan pendidikan dan riset. Pengakuan melalui pemeringkatan global sekaligus memperluas ruang bagi kampus untuk mempertemukan tradisi keilmuan yang dikembangkan dengan percakapan akademik internasional.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online