Mengenal Profesi Teknisi Pelayanan Darah, Garda Tersembunyi Penyelamat
Profesi teknisi pelayanan darah masih jarang dikenal, padahal berperan vital memastikan keamanan transfusi. Simak peran, tantangan, dan peluang kariernya.
Suasana pameran Poster Hasil Proyek Mahasiswa Mata Kuliah Pancasila dan Agama pada Sabtu (13/1/2024) yang digelar di UTY. /Harian Jogja-Catur Dwi Janati .
Harianjogja.com, SLEMAN—Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY) menggelar Pameran Poster Hasil Proyek Mahasiswa Mata Kuliah Pancasila dan Agama, Sabtu (13/1/2024). Poster-poster hasil karya mahasiwa ini syarat akan nilai toleransi dan kerukunan.
Ketua Pelaksana Hibah MKWK UTY, Mustaqim Pabbajah menilai kegiatan yang diinisiasi oleh Kemendikbud ini sangat positifbagi mahasiswa. Pasalnya mahasiswa diajak memetakan masalah di lapangan secara langsung tidak hanya di dalam ruang kelas.
"Tidak hanya dilaksanakan di dalam kelas berupa teori-teori tapi melakukan praktik-praktik," kata Mustaqim pada Sabtu (13/1/2024) di Hall Kampus 1 UTY.
Dari kegiatan ini, lanjut Mustaqim, mahasiswa dapat memperoleh nilai dari luar dan memetakan persoalan yang dihadapi oleh masyarakat. Khususnya untuk membangun kerukunan umat beragama, sesuai tema yang diusung.
"Dengan adanya kegiatan ini mahasiswa-mahasiswa itu lebih banyak terbuka, lebih multikulturalisme, lebih paham tentang keragaman, lebih paham tentang keIndonesiaan dan tentunya membangun nasionalisme yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945," tandasnya.
Diikuti kurang lebih 1.500 mahasiswa, animo para peserta didik kata Mustaqim begitu luar biasa. Terbagi kedalam sejumlah kelompok, ratusan poster berhasil dihasilkan sebagai visualisasi dari kegiatan mahasiswa yang sebelumnya turun ke lapangan.
"Ini membuktikan animo mahasiwa cukup baik sekali dan juga mendengar testimoni bahwa kegiatan-kegiatan seperti ini perlu dilanjutkan," ungkapnya.
Ia menilai kegiatan tersebut bisa membantu nawacita pemerintah untuk terus membangun kerukunan. Mengingat kerukunan yang saat ini dinilai Mustaqim mulai mengalami pergeseran.
Koordinator Mata Kuliah Pancasila dan Ketatanegaraan UTY, Adi Wibawa menilai poster-poster karya mahasiswa yang dikumpulkan jauh melebihi ekspektasi. Apalagi kegiatan ini merupakan pilot project yang baru semester ini dilaksanakan secara kolaborasi.
"Ke depan ini akan kami kembangkan untuk bisa lebih masif lagi, untuk bisa lebih berdampak lagi terhadap perbaikan di masyarakat dan tentu dengan usaha yang lebih besar lagi. Bahkan di kemudian hari harapan kami kita bisa berkolaborasi antar universitas," ujarnya.
BACA JUGA : Jogja Peringkat 16 Kota Toleran, Pemerintah Perlu Gencar Biayai Kegiatan FKUB
Dari ratusan poster yang dikumpulkan, terpilih tiga poster terbaik sebagai pemegang juara pertama, kedua dan ketiga. Selain itu kampus juga memilih 10 poster terbaik untuk ditampilkan dalam pameran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Profesi teknisi pelayanan darah masih jarang dikenal, padahal berperan vital memastikan keamanan transfusi. Simak peran, tantangan, dan peluang kariernya.
Polisi menetapkan lima tersangka pengeroyokan terduga pencuri ayam di Tabanan, Bali. Penyidikan masih berlanjut dan berpotensi menetapkan tersangka baru.
Kelurahan Tegalrejo menggelar Tedhak Siten untuk melestarikan budaya Jawa dan mengenalkan nilai luhur kepada generasi muda.
Bantuan air bersih sudah disalurkan ke delapan kapanewon di Gunungkidul. BPBD mengalokasikan 1.150 tangki untuk warga terdampak kekeringan.
Ratusan ikan gurame mati di Sleman akibat kualitas air kolam menurun selama musim kemarau. DP3 menyediakan vitamin gratis bagi pembudidaya.
KAI Bandara YIA membagikan merchandise kepada penumpang anak dalam peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Stasiun Yogyakarta dan Stasiun YIA.