Indonesia Peringkat Dua Dunia untuk Jumlah Universitas

Jumali
Jumali Kamis, 30 Juli 2026 09:07 WIB
Indonesia Peringkat Dua Dunia untuk Jumlah Universitas

Kampus UGM/Istimewa.

Harianjogja.com, JOGJA—Indonesia masuk dalam jajaran negara dengan jumlah universitas terbanyak di dunia. Berdasarkan data yang dihimpun SUN Education, Indonesia menempati peringkat kedua global dengan 3.277 universitas pada 2023, hanya berada di bawah India yang memimpin daftar.

Capaian tersebut menunjukkan besarnya akses masyarakat Indonesia terhadap pendidikan tinggi. Namun, jumlah institusi yang melimpah juga menghadirkan tantangan tersendiri, terutama terkait kualitas pendidikan, akreditasi, riset, dan kesiapan lulusan menghadapi persaingan global.

India masih menjadi negara dengan jumlah universitas terbanyak di dunia. Negara berpenduduk lebih dari 1,4 miliar jiwa itu memiliki 5.349 universitas yang melayani sekitar 41 juta mahasiswa. Besarnya sistem pendidikan tinggi India menjadi tulang punggung pengembangan sumber daya manusia, meski pemerataan kualitas antar-kampus masih menjadi tantangan utama.

Di posisi kedua terdapat Indonesia dengan 3.277 universitas. Jika mencakup seluruh bentuk perguruan tinggi seperti akademi, institut, sekolah tinggi, dan politeknik, jumlah institusi pendidikan tinggi di Indonesia bahkan mencapai 4.416 lembaga pada 2024.

Tingginya jumlah perguruan tinggi di Tanah Air mencerminkan tingginya minat masyarakat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Namun, pemerintah dan pemangku kepentingan pendidikan masih dihadapkan pada tugas besar untuk memastikan kualitas lulusan tetap terjaga dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Amerika Serikat berada di posisi ketiga dengan 3.180 universitas. Negeri Paman Sam dikenal memiliki sejumlah kampus terbaik dunia dengan dukungan fasilitas riset yang kuat dan jaringan industri yang luas. Faktor tersebut menjadikan AS sebagai salah satu tujuan utama mahasiswa internasional.

Posisi berikutnya ditempati China yang memiliki 3.167 universitas dan perguruan tinggi. Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah China terus berinvestasi besar-besaran di sektor pendidikan tinggi melalui berbagai program penguatan riset dan pengembangan kampus berkelas dunia.

Brasil menempati urutan kelima dengan 2.595 institusi pendidikan tinggi. Pertumbuhan kampus swasta yang pesat dalam dua dekade terakhir turut mendorong peningkatan akses pendidikan bagi masyarakat di negara tersebut.

Sementara itu, Rusia memiliki lebih dari 1.000 institusi pendidikan tinggi dan pusat riset. Negara tersebut dikenal fokus mengembangkan bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) untuk mendukung kemajuan teknologi dan industri nasional.

Jepang juga masuk dalam daftar negara dengan jumlah universitas terbesar di dunia. Negeri Sakura memiliki sekitar 783 universitas dan terus meningkatkan daya tarik bagi mahasiswa asing melalui program internasional berbahasa Inggris.

Meksiko tercatat memiliki 540 universitas terakreditasi yang menawarkan berbagai program pendidikan tinggi. Di sisi lain, Jerman memiliki sekitar 422 lembaga pendidikan tinggi yang dikenal berkualitas dengan biaya kuliah relatif terjangkau bagi mahasiswa domestik maupun internasional.

Prancis menjadi negara terakhir dalam daftar 10 besar. Meski hanya memiliki sekitar 231 universitas utama, jumlah lembaga pendidikan tinggi di negara tersebut mencapai sekitar 3.500 institusi jika memasukkan sekolah teknik, bisnis, dan lembaga pendidikan khusus lainnya.

Berikut daftar negara dengan jumlah universitas terbanyak di dunia:

  1. India – 5.349 universitas

  2. Indonesia – 3.277 universitas

  3. Amerika Serikat – 3.180 universitas

  4. China – 3.167 universitas

  5. Brasil – 2.595 universitas

  6. Rusia – lebih dari 1.000 institusi

  7. Jepang – 783 universitas

  8. Meksiko – 540 universitas

  9. Jerman – 422 lembaga pendidikan tinggi

  10. Prancis – 231 universitas utama

Meski menempati posisi kedua dunia dari sisi jumlah perguruan tinggi, Indonesia masih menghadapi tantangan besar untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi secara merata. Penguatan akreditasi, peningkatan kualitas dosen, pengembangan riset, serta penyelarasan kurikulum dengan kebutuhan industri menjadi faktor penting agar lulusan perguruan tinggi Indonesia mampu bersaing di tingkat global.

Dengan jumlah kampus yang besar, Indonesia memiliki modal kuat untuk mencetak sumber daya manusia unggul. Namun, keberhasilan pendidikan tinggi pada akhirnya tidak hanya ditentukan oleh banyaknya institusi, melainkan juga oleh kualitas pembelajaran dan kontribusi nyata terhadap pembangunan bangsa.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online