Jadwal Bus DAMRI Jogja-YIA Hari Ini
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa
Kampus UGM/Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Indonesia masuk dalam jajaran negara dengan jumlah universitas terbanyak di dunia. Berdasarkan data yang dihimpun SUN Education, Indonesia menempati peringkat kedua global dengan 3.277 universitas pada 2023, hanya berada di bawah India yang memimpin daftar.
Capaian tersebut menunjukkan besarnya akses masyarakat Indonesia terhadap pendidikan tinggi. Namun, jumlah institusi yang melimpah juga menghadirkan tantangan tersendiri, terutama terkait kualitas pendidikan, akreditasi, riset, dan kesiapan lulusan menghadapi persaingan global.
India masih menjadi negara dengan jumlah universitas terbanyak di dunia. Negara berpenduduk lebih dari 1,4 miliar jiwa itu memiliki 5.349 universitas yang melayani sekitar 41 juta mahasiswa. Besarnya sistem pendidikan tinggi India menjadi tulang punggung pengembangan sumber daya manusia, meski pemerataan kualitas antar-kampus masih menjadi tantangan utama.
Di posisi kedua terdapat Indonesia dengan 3.277 universitas. Jika mencakup seluruh bentuk perguruan tinggi seperti akademi, institut, sekolah tinggi, dan politeknik, jumlah institusi pendidikan tinggi di Indonesia bahkan mencapai 4.416 lembaga pada 2024.
Tingginya jumlah perguruan tinggi di Tanah Air mencerminkan tingginya minat masyarakat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Namun, pemerintah dan pemangku kepentingan pendidikan masih dihadapkan pada tugas besar untuk memastikan kualitas lulusan tetap terjaga dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Amerika Serikat berada di posisi ketiga dengan 3.180 universitas. Negeri Paman Sam dikenal memiliki sejumlah kampus terbaik dunia dengan dukungan fasilitas riset yang kuat dan jaringan industri yang luas. Faktor tersebut menjadikan AS sebagai salah satu tujuan utama mahasiswa internasional.
Posisi berikutnya ditempati China yang memiliki 3.167 universitas dan perguruan tinggi. Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah China terus berinvestasi besar-besaran di sektor pendidikan tinggi melalui berbagai program penguatan riset dan pengembangan kampus berkelas dunia.
Brasil menempati urutan kelima dengan 2.595 institusi pendidikan tinggi. Pertumbuhan kampus swasta yang pesat dalam dua dekade terakhir turut mendorong peningkatan akses pendidikan bagi masyarakat di negara tersebut.
Sementara itu, Rusia memiliki lebih dari 1.000 institusi pendidikan tinggi dan pusat riset. Negara tersebut dikenal fokus mengembangkan bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) untuk mendukung kemajuan teknologi dan industri nasional.
Jepang juga masuk dalam daftar negara dengan jumlah universitas terbesar di dunia. Negeri Sakura memiliki sekitar 783 universitas dan terus meningkatkan daya tarik bagi mahasiswa asing melalui program internasional berbahasa Inggris.
Meksiko tercatat memiliki 540 universitas terakreditasi yang menawarkan berbagai program pendidikan tinggi. Di sisi lain, Jerman memiliki sekitar 422 lembaga pendidikan tinggi yang dikenal berkualitas dengan biaya kuliah relatif terjangkau bagi mahasiswa domestik maupun internasional.
Prancis menjadi negara terakhir dalam daftar 10 besar. Meski hanya memiliki sekitar 231 universitas utama, jumlah lembaga pendidikan tinggi di negara tersebut mencapai sekitar 3.500 institusi jika memasukkan sekolah teknik, bisnis, dan lembaga pendidikan khusus lainnya.
Berikut daftar negara dengan jumlah universitas terbanyak di dunia:
India – 5.349 universitas
Indonesia – 3.277 universitas
Amerika Serikat – 3.180 universitas
China – 3.167 universitas
Brasil – 2.595 universitas
Rusia – lebih dari 1.000 institusi
Jepang – 783 universitas
Meksiko – 540 universitas
Jerman – 422 lembaga pendidikan tinggi
Prancis – 231 universitas utama
Meski menempati posisi kedua dunia dari sisi jumlah perguruan tinggi, Indonesia masih menghadapi tantangan besar untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi secara merata. Penguatan akreditasi, peningkatan kualitas dosen, pengembangan riset, serta penyelarasan kurikulum dengan kebutuhan industri menjadi faktor penting agar lulusan perguruan tinggi Indonesia mampu bersaing di tingkat global.
Dengan jumlah kampus yang besar, Indonesia memiliki modal kuat untuk mencetak sumber daya manusia unggul. Namun, keberhasilan pendidikan tinggi pada akhirnya tidak hanya ditentukan oleh banyaknya institusi, melainkan juga oleh kualitas pembelajaran dan kontribusi nyata terhadap pembangunan bangsa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa
Beban pegawai dalam APBN 2025 mencapai Rp512,60 triliun, naik 7,58% dibandingkan 2024. Polri, Kemenhan, dan Kemenag menjadi instansi dengan beban pegawai terbes
FIFA resmi meluncurkan FIFA ASEAN Cup 2026 yang masuk kalender resmi FIFA. Indonesia menjadi tuan rumah Premier Division dengan hadiah juara mencapai US$1 juta.
Pengiriman chipset smartphone global turun 15% di semester I-2026. Qualcomm dan MediaTek tertekan, Apple & Samsung naik. Simak analisis lengkap Counterpoint!
Indonesia menempati peringkat kedua dunia sebagai negara dengan jumlah universitas terbanyak, mencapai 3.277 kampus. Simak daftar lengkap 10 negara teratas.
Putri Kusuma Wardani bertahan di peringkat 6 dunia BWF per 30 Juli 2026. Pebulu tangkis Indonesia itu hanya terpaut 565 poin dari posisi lima besar yang ditempa