Advertisement

Kasus DBD di Klaten Melonjak Empat Kali Lipat

Taufiq Sidik Prakoso
Minggu, 12 Januari 2025 - 21:57 WIB
Maya Herawati
Kasus DBD di Klaten Melonjak Empat Kali Lipat Nyamuk / Ilustrasi Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, KLATEN–Penderita penyakit demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Klaten, pada 2024 melonjak drastis hingga empat kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.

Tak hanya itu, angka kematian akibat DBD juga meningkat hingga dua kali lipat dibandingkan tahun 2023. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Klaten, angka kasus DBD selama 2023 tercatat sebanyak 308 dengan 14 orang meninggal dunia.

Advertisement

Sementara, angka kasus penyakit itu pada 2024 tercatat sebanyak 1.256 dengan angka kematian mencapai 31 orang. Kepala Dinkes Klaten, Anggit Budiarto, mengakui angka kasus kematian akibat DBD tinggi.

Angka kasus itu melebihi toleransi dari organisasi kesehatan dunia, World Health Organization (WHO) yakni 1% dari total kasus.

Disinggung rentang usia angka kematian akibat DBD, Anggit menjelaskan rata-rata pada usia anak di bawah 12 tahun. Ia juga membenarkan ada orang dewasa yang meninggal akibat DBD. “Sebaran kasusnya merata di 26 kecamatan,” jelas Anggit, Jumat (10/1/2025).

BACA JUGA: Persiapan Dapur Belum Selesai, Program Makan Bergizi Gratis di Gunungkidul Tertunda

Anggit menjelaskan gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) masih menjadi cara ampuh untuk mencegah persebaran DBD. Apalagi, ada temuan transmisi transovarial virus dengue di Klaten.

Lantaran hal itu, pemberantasan nyamuk dengan memastikan tidak ada jentik harus semakin digencarkan.

Selain itu, Anggit menilai cara lain yakni dengan vaksinasi untuk mencegah infeksi virus dengue yang ditularkan nyamuk Aedes aegypti. Hanya, vaksinasi saat ini masih berbayar dan tidak ditanggung pemerintah.

Disinggung kemungkinan pemberian vaksin ke kelompok rentan dengan pembiayaan dari pemerintah daerah, Anggit menjelaskan hal itu butuh kajian.  Anggit masih mencoba mengkaji opsi tersebut untuk diusulkan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Solopos

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Gempa Magnitudo 5,7 Terjadi di Tuapejat Mentawai, Picu Kepanikan

Gempa Magnitudo 5,7 Terjadi di Tuapejat Mentawai, Picu Kepanikan

News
| Sabtu, 04 April 2026, 19:27 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement