Tertib Arsip Persempit Celah Penyimpangan Anggaran
Pengelolaan arsip yang tertib dan autentik dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mempersempit celah penyimpangan anggaran di lingkungan pemerintahan
Direktur Akademi Komunitas Negeri Seni dan Budaya Yogyakarta, Supadma saat menerima kunjungan Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia (Kemendikbud Ristek) Kiki Yuliati, Selasa (19/9/2023)./ Istimewa
Harianjogja.com, BANTUL—Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia (Kemendikbud Ristek) Kiki Yuliati mengunjungi kampus Akademi Komunitas Negeri (AKN) Seni dan Budaya Yogyakarta, Selasa (19/9/2023).
Dalam kunjungannya kali pertama ini Kiki Yuliati untuk melihat dari dekat bagaimana suasana gedung, ruangan, peralatan dan fasilitas kampus. Dalam Kunjungan itu ia mengungkapkan kegembiraannya sekaligus terkejut karena secara fisik kampus AKN Seni dan Budaya Yogyakarta sangat bersih.
Kemudian secara keilmuan AKN Seni dan Budaya Yogyakarta ini sangat unik, kuat dan unggul dalam seni dan budaya Yogyakarta. “Saya berharap ini akan menjadi pusat keunggulan ilmu dan berbagai profesi di bidang seni dan budaya Yogyakarta. Saya sangat percaya AKN Seni dan Budaya Yogyakarta akan menjadi pusat pengembangan keilmuan seni dan budaya Yogyakarta,” ungkap Kiki Yulianti, dalam siaran tertulisnya.
Lebih lanjut ia juga menyatakan bahwa seni dan budaya Yogyakarta adalah kekayaan budaya yang tidak ternilai, yang wajib kita lestarikan dan kembangkan. Kekayaan seni dan budaya Yogyakarta adalah bagian yang tidak terpisahkan dari Indonesia dan menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menjaganya.
Kasubag TU AKN Seni dan Budaya Yogyakarta, Rais Faisal Akhyar menyambut baik kehadiran Dirjen Pendidikan Vokasi di kampus AKN Seni dan Budaya Yogyakarta. Menurutnya beliau banyak memberikan pencerahan dan arahan bagaimana supaya AKN Seni dan Budaya Yogyakarta lebih maju dan lebih bermanfaat bagi masyarakat Yogyakarta khususnya dan bangsa Indonesia pada umumnya.
“Kami juga diberikan arahan oleh bu Ditjen bahwa AKN Seni dan Budaya Yogyakarta harus selaras, seiring dengan kebijakan seni dan budaya dari Pemerintah Daerah. Sehingga kami akan terus berkolaborasi dan bermitra dengan Pemerintah Daerah DIY dimana di situ ada Kraton Ngayogyakarta dan Puro Pakualaman,” ungkap Rais Faisal Akhyar.
Di sisi lain Direktur Akademi Komunitas Negeri Seni dan Budaya Yogyakarta, Supadma, di sela-sela mendampingi Dirjen Pendidikan Vokasi kemendikbud saat berkeliling mengecek seputar kampus menjelaskan bahwasannya kehadiran bu Dirjen ke kampus AKN Seni dan Budaya Yogyakarta ini merupakan suatu kehormatan tersendiri bagi seluruh civitas akademika kampus AKN Seni dan Budaya Yogyakarta. Banyak arahan serta pentunjuk dari beliau yang tentunya akan kita laksanakan dengan sebaik-baiknya demi kemajuan AKN Seni dan Budaya Yogyakarta dalam pelestarian seni dan budaya khususnya seni dan budaya Yogyakarta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pengelolaan arsip yang tertib dan autentik dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mempersempit celah penyimpangan anggaran di lingkungan pemerintahan
Presiden Prabowo Subianto menghadiri akad nikah Kasespri Rizky Irmansyah dan Chika Yenalovi di JCC, Jakarta, Minggu pagi.
BPBD Gunungkidul mengajukan tambahan anggaran 5.000 tangki air bersih karena bantuan diperkirakan hanya bertahan hingga pertengahan September.
BNI meluncurkan wondrZ, tabungan anak dan remaja untuk belajar menabung dan mengelola keuangan dengan pendampingan orang tua.
Harga BBM 23 Agustus 2026 berubah. Pertamax turun menjadi Rp15.950, sementara Pertalite tetap Rp10.000 per liter.
BNPB mencatat 53.971 rumah rusak akibat gempa 7,7 M di NTT. Sebanyak 19.006 rumah rusak berat dan data masih diverifikasi.