Disbud Terus Sosialisasikan Perubahan Hari Jadi Gunungkidul
Dinas Kebudayaan atau Kunda Kabudayan Gunungkidul menggelar talkhsow mengenai Perda No.1/2024 tentang Hari Jadi Kabupaten Gunungkidul di Kawasan wisata Kalisuci
Alumni UAJY/Simponi.uajy.ac.id
JOGJA—Lembaga pemeringkat perguruan tinggi terbaik dunia, QS Asia University Rankings melaporkan Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) sebagai perguruan tinggi swasta (PTS) terbaik ke-12 di Indonesia pada 2024. Pemeringkatan ini memperhitungkan sejumlah aspek, seperti kualitas akademik, prestasi mahasiswa maupun lulusan UAJY.
Dalam menentukan peringkat PTS terbaik ini, QS Asia University Rankings mempertimbangkan sejumlah aspek, seperti reputasi akademik (30%), reputasi karyawan dan dosen (20%), rasio fakultas dan mahasiswa (10%), jaringan penelitian internasional (10%), jumlah kutipan per proposal (10%), proposal per fakultas (5%) hingga jumlah staf dengan PhD (5%). Tak hanya itu, QS Asia University Rankings juga menganalisa aspek jaringan internasional dari kampus tersebut. Misalnya proporsi jumlah fakultas internasional (2,5%), proposi jumlah mahasiswa internasional (2,5%), proporsi jumlah pertukaran mahasiswa masuk (2,5%) hingga proporsi pertukaran mahasiswa keluar (2,5%).
Pengumuman peringkat ini disampaikan UAJY secara langsung melalui akun Instagram resmi @uajy.
“Terima kasih atas kerja sama dari seluruh Sivitas Akademika UAJY dan mitra, sehingga UAJY meraih peringkat ke-12 sebagai Perguruan Tinggi Swasta Terbaik di Indonesia versi QS Asia University Rankings (AUR) 2024,” tulis UAJY melalui akun Instagram @uajy.
Kampus yang berdiri sejak 1965 ini kini memiliki 13 program studi (prodi) strata 1 (S1), delapan prodi strata 2 (S2), satu prodi strata 3 (S3) dan satu program pendidikan profesi. Dari prodi S1, enam di antaranya sudah memiliki program internasional. Keenam prodi itu adalah Manajemen dan Akutansi dari Fakultas Bisnis dan Ekonomika, Hukum dari Fakultas Hukum, Ilmu Komunikasi dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Teknik Sipil dari Fakultas Teknik dan Teknik Industri dari Fakultas Teknologi Industri.
Meski tujuh prodi lain belum memiliki program internasional, bukan berarti tak berkualitas. Bahkan rata-rata prodi lain sudah memiliki akreditasi A, akreditas Baik Sekali dan akreditas Unggul.
Bagi masyarakat awam, mungkin akreditas unggul dan baik sekali kurang familir. Namun Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Ristek dan Teknologi melalui Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Permendikbudristek) No.53/2023 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi telah menyederhananakan akreditasi serta pengajuan ulang akreditasi.
Dari peraturan ini, maka terdapat perbedaan akreditasi A dengan Unggul. Adapun setiap perguruan tinggi yang meraih predikat Unggul sudah pasti meraih nilai akreditasi A. Namun, perguruan tinggi yang mendapat nilai akreditasi A belum tentu mencapai predikat Unggul.
Selanjutnya predikat Baik Sekali diberikan oleh BAN-PT kepada perguruan tinggi yang mendapat nilai akreditasi A tetapi belum memenuhi seluruh syarat predikat Unggul. Sementara itu, predikat Baik diberikan kepada perguruan tinggi yang mencapai nilai akreditasi B dengan nilai akreditasi di atas 200 poin.
Pencapaian akreditasi prodi di UAJY ini menepatkan UAJY sebagai kampus dengan predikat Akreditasi Unggul berdasarkan SK Nomor 335/SK/BAN-PT/Ak.KP/PT/V/2023. Akreditasi Unggul ini merupakan bentuk pencapaian UAJY dalam menjamin mutu pendidikan serta menjadi perguruan tinggi swasta yang layak diperhitungkan dan berkualitas.
Khusus untuk jenjang S2, rata-rata sudah mengantongi akreditasi Unggul, A dan Baik Sekali dan B. Sementara untuk prodi S3 atau doktor dan program pendidikan profesi adalah produ baru yang telah memiliki izin dari Menteri Dikbudristek pada 2023 dan 2024. Keduanya adalah program doktor Arsitektur dan program Pendidikan Profesi Arsitek.
Beragamnya prodi hingga mutu akademik yang terjaga mendorong UAJY untuk melahirkan lulusan berkualitas srta dapat bersaing di masyarakat. Tak hanya itu, lulusan UAJY juga diharapkan dapat menjadi insan yang dapat menerapkan keilmuannya bersamaan dengan nilai-nilai keatmajayaan yang ditanamkan selama berkuliah, yaitu unggul, inklusif, humanis, dan berintegritas. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Kebudayaan atau Kunda Kabudayan Gunungkidul menggelar talkhsow mengenai Perda No.1/2024 tentang Hari Jadi Kabupaten Gunungkidul di Kawasan wisata Kalisuci
Anggota DPRD Sleman Respati Agus Sasangka menindaklanjuti keluhan sampah di Pasar Cebongan dengan mengusulkan penggunaan insinerator dan optimalisasi mesin komp
Gowes Jogjaversitas 2026 di UII diikuti pimpinan PTS DIY dan Jateng untuk mempererat silaturahmi serta memperkuat sinergi antarkampus.
Anggota DPRD Kulon Progo Angga Pratama mendorong pembangunan dan pemeliharaan irigasi untuk menjaga produktivitas pertanian.
Mandat ganda Bank Indonesia memperkuat peran kebijakan moneter dan sinergi IRU, GIRU, serta RIRU dalam mendorong investasi dan lapangan kerja.
Imigrasi mencekal Ahmad Dedi alias Dedi Congor ke luar negeri selama enam bulan setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi Bea Cukai.