Advertisement
200 Dosen Ikuti Diklat Pancasila BPIP di Semarang
Perguruan Tinggi - ilustrasi - Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, SEMARANG—Sebanyak 200 dosen dari 108 perguruan tinggi di Indonesia mengikuti Diklat Pembinaan Ideologi Pancasila yang digelar Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) di Kota Semarang, Jawa Tengah. Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan ideologi Pancasila di lingkungan perguruan tinggi di tengah dinamika kebangsaan yang semakin kompleks.
Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudian Wahyudi, saat membuka Diklat Angkatan V di Semarang, Selasa, menegaskan bahwa forum ini merupakan sarana konsolidasi strategis bagi kalangan dosen. Menurutnya, tantangan kebangsaan saat ini menuntut penguatan nilai ideologi secara terstruktur dan berkelanjutan.
Advertisement
Ia menjelaskan, pembinaan ideologi Pancasila kini diperkuat melalui buku teks utama yang diterbitkan BPIP bersama kementerian terkait. Buku tersebut telah digunakan secara berjenjang mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga jenjang SMA/SMK.
Lebih lanjut, Yudian mengungkapkan bahwa BPIP tengah menyiapkan buku teks utama Pendidikan Pancasila khusus untuk perguruan tinggi. Langkah ini diharapkan memperkuat konsistensi materi dan pendekatan pembelajaran ideologi di kampus.
BACA JUGA
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyoroti Semarang sebagai salah satu daerah dengan implementasi Pendidikan Pancasila yang dinilai sangat masif. “Semarang hampir mencapai 98 persen dalam penyelenggaraan Pendidikan Pancasila berbasis buku teks utama,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, menilai peran dosen sangat krusial dalam mengonstruksi nilai-nilai Pancasila secara sistematis di bangku kuliah. Ia menegaskan bahwa ideologi Pancasila tidak cukup dipahami secara konseptual, tetapi harus tertanam dalam sikap dan tindakan mahasiswa sebagai calon pemimpin masa depan.
Sumarno juga berharap para dosen dapat memperluas jangkauan pembinaan ideologi secara lebih masif di lingkungan kampus, sehingga penguatan nilai Pancasila tidak hanya bersifat administratif, melainkan benar-benar menjadi bagian dari karakter dan budaya akademik di perguruan tinggi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Putusan Dugaan Pelanggaran Etik Adies Kadir Diumumkan Pekan Ini
Advertisement
Nawang Senja Jadi Spot Ngabuburit Favorit di Pantai Glagah
Advertisement
Berita Populer
- Harga Cabai Tembus Rp100 Ribu, Petani Gunungkidul Panen Senyum
- Lima Pasar Sleman Jadi Lokasi Grebeg Takjil Ramadan
- DIY Ajukan Dana Rp400 Miliar untuk Perbaikan Jalan Provinsi
- Perempuan Ditemukan Meninggal di Kasihan Bantul, Polisi Ungkap Fakta
- Bantul Dapat Kuota Sampah 700 Ton Seusai Penutupan TPA Piyungan
Advertisement
Advertisement






