Advertisement
Ujian TKA Dimulai April, Sekolah dan Orang Tua Diklaim Makin Siap
Siswa mengikuti Gladi Bersih Tes Kemampuan Akademik (TKA) di SDN Ciujung, Bandung, Jawa Barat, Selasa (10/3/2026). ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi - foc.
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA— Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD hingga SMP siap digelar pada April 2026 dengan tingkat partisipasi yang nyaris menyeluruh. Data terbaru menunjukkan hampir seluruh siswa telah terdaftar mengikuti asesmen ini.
Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Toni Toharudin, menyebut angka keikutsertaan mencapai sekitar 98 persen di berbagai jenjang.
Advertisement
“Persentase keikutsertaan TKA pada jenjang SD sebanyak 98,96 persen, jenjang MI sebanyak 97,90 persen, jenjang SMP sebanyak 98,04 persen, dan jenjang MTs sebanyak 97,54 persen,” kata Toni, Selasa.
Secara rinci, jumlah peserta pada jenjang SD/MI mencapai 4.452.983 siswa, sementara SMP/MTs sebanyak 4.207.516 siswa. Tingginya angka partisipasi ini dinilai mencerminkan meningkatnya kesadaran sekolah dan orang tua terhadap pentingnya asesmen pendidikan.
BACA JUGA
TKA tahun ini juga akan digabung dengan Asesmen Nasional (AN), sehingga tidak hanya mengukur capaian akademik siswa, tetapi juga mutu pendidikan di setiap satuan pendidikan dan daerah.
“Kalau saya berpikiran positif, bahwa setiap sekolah, bahkan setiap guru, murid, itu kesadaran budaya muridnya semakin baik dan itu yang kita harapkan,” ujar Toni.
Ia menambahkan, semakin baik budaya belajar siswa, maka proses peningkatan kualitas pendidikan akan lebih mudah dilakukan karena kelemahan dapat diidentifikasi dan diperbaiki melalui refleksi.
Di sisi lain, keterbatasan sarana prasarana masih menjadi tantangan. Sebanyak 9.637 sekolah jenjang SD atau sekitar 5,59 persen harus menumpangkan siswa mereka ke sekolah lain untuk mengikuti TKA.
Sementara pada jenjang SMP, tercatat 1.546 sekolah atau sekitar 2,5 persen juga melakukan hal serupa.
“Jumlah sekolah menumpang jenjang SD 9.637 (5,59 persen) dan jumlah sekolah menumpang jenjang SMP 1.546 (2,5 persen),” jelasnya.
Untuk jadwal pelaksanaan, TKA jenjang SMP akan berlangsung pada 6–16 April 2026, sedangkan jenjang SD digelar pada 20–30 April 2026.
Setiap peserta akan mengikuti ujian selama dua hari. Hari pertama meliputi matematika dan numerasi serta survei karakter, sementara hari kedua mencakup Bahasa Indonesia, literasi, dan survei lingkungan belajar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Indonesia Terapkan B50 Mulai Juli, Kurangi Subsidi dan Impor Solar
Advertisement
Masuk Jepang Wajib JESTA 2026, Ini Biaya dan Cara Daftarnya
Advertisement
Berita Populer
- Polemik Retribusi Parangtritis, Pemkab Bantul Berencana Pindah TPR
- HUT ke-80 Sultan HB X, 10.000 Pamong se-DIY Bakal Kirab Hasil Bumi
- Sempat Viral Putus Sekolah Rawat Orang Tua, Fendi Kembali ke Kelas
- Jadwal KRL Jogja-Solo Terbaru Selasa 31 Maret 2026, Cek di Sini
- Diduga Lalai Saat Memasak, Rumah di Argorejo Ludes Terbakar
Advertisement
Advertisement







