Advertisement
Prof. Agus Maryono Jadi Guru Besar Pertama Sekolah Vokasi UGM

Advertisement
JOGJA—Prof. Dr.-Ing. Ir. Agus Maryono, IPM, ASEAN Eng. dikukuhkan sebagai Guru Besar pertama di Sekolah Vokasi UGM dalam bidang Sumberdaya Air dan Lingkungan, Selasa (30/1/2024) di Balai Senat UGM.
Prof. Dr.-Ing. Ir. Agus Maryono, IPM, ASEAN Eng menyampaikan dalam pidato pengukuhannya yang berjudul Pengembangan IPTEK Memanen Hujan: Dari Keprihatinan, Penelitian, dan Pengembangan Teknologi Menuju Gerakan Masyarakat dan Teaching Factory, bahwa pengelolaan sumberdaya air dan lingkungan masih bersifat pragmatis dan cenderung eksploitatif. Pembangunan sungai masih menggunakan pendekatan “engineering murni” yang justru merusak ekosistem sungai.
Advertisement
Terjadi pula masalah dalam pengelolaan air hujan dimana pembangunan drainase air hujan di pedesaan, pemukiman, perkotaan, dan kawasan masih dilakukan dengan konsep membuang air hujan ke sungai yang dapat menyebabkan banjir di hilir dan kekeringan di hulu.
“Perubahan iklim berdampak pada bencana alam di Indonesia karena terletak pada garis khatulistiwa, hal ini juga menyebabkan pola hujan berubah, dengan kemarau panjang akibat El Nino yang menguat akan semakin berakibat kekeringan. Krisis air bersih akan menjadi potensi masalah besar yang akan dihadapi oleh Indonesia,” ujar Prof. Agus.
BACA JUGA: UGM Gelar Kongres Gerakan Memanen Air Hujan Indonesia #4 2022
Air hujan secara umum belum dilihat sebagai sumber air bersih yang dapat dimanfaatkan di Indonesia. Sayangnya air hujan biasanya dialirkan ke saluran drainase dan tidak dikelola. Sebenarnya air hujan sangat berlimpah dan dapat dimanfaatkan untuk mencukupi kebutuhan air masyarakat. Namun banyak anggapan bahwa air hujan bersifat asam, mengandung polutan, dan dapat menyebabkan penyakit.
“Upaya dan hasil pengembangan IPTEK memanen air hujan diharapkan dapat membuka kesadaran masyarakat dan pemerintah, bahwa air hujan sangat layak dikelola, dipanen, dan dimanfaatkan sebagai sumber air bersih yang akan menyelamatkan bangsa Indonesia dari ancaman krisis air ke depan,” ujarnya.
Rektor Universitas Gadjah Mada, Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K)., Ph.D. menyampaikan bahwa dengan dikukuhkannya Prof. Agus Maryono sebagai Guru Besar diharapkan dapat menjadi contoh untuk memotivasi lahirnya lebih banyak lagi Guru Besar di Sekolah Vokasi UGM.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement

KAI Catat 16,2 Juta Pemudik Gunakan Kereta Api Selama Angkutan Lebaran
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Simak Jadwal KRL Jogja Solo Selama Libur Lebaran, Berlaku hingga 13 April 2025
- Rute dan Jadwal Bus Trans Jogja ke Tempat-Tempat Wisata
- Khusus Libur Lebaran hingga 13 April 2025, Berikut Jadwal KRL Solo Jogja dari Stasiun Palur Sampai Tugu Jogja
- Hanya Khusus Libur Lebaran 2025, Berikut Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo PP
- Hanya Rp11.600, Berikut Jadwal Angkutan Shuttle Rute Malioboro-Parangtritis
Advertisement
Advertisement