6 Manfaat Stroberi untuk Kesehatan, Kaya Antioksidan
Stroberi kaya vitamin C, serat, dan antioksidan. Simak 6 manfaatnya untuk imunitas, jantung, hingga mencegah penyakit kronis.
Risang Rimbatmaja, M.Si., SBC Specialist UNICEF, tengah memaparkan isu kesehatan dan problemnya, di COMICOS 2024, Kamis (12/9) di FISIP UAJY.
Harianjogja.com, SLEMAN—Pencegahan penyakit kronis di Indonesia bisa dicegah dengan mengkomunikasikan penyakit dengan benar. Saat ini, masyarakat sering salah persepsi bahwa penyakit merupakan hal yang negatif.
Risang Rimbatmaja, SBC Specialist UNICEF, dalam Conference on Media, Communication, and Sociology (COMICOS) 2024, Kamis (12/9/2024) memaparkan pengetahuan soal isu-isu kesehatan tinggi di Indonesia khususnya yang menyebabkan kematian tinggi seperti jantung, TBC, diare, kanker, hingga diabetes belum dipahami masyarakat secara utuh.
BACA JUGA: Kulonprogo Kekurangan 173 Dokter Spesialis untuk Rumah Sakit
Ia mencontohkan, untuk penyakit TBC, misalnya, masih dipandang masyarakat sebagai bentuk mistis/guna-guna, menyerang pada status ekonomi lemah, serta penyakit yang ganas.
Risang memaparkan bahwa persepsi masyarakat Indonesia mengenai penyakit merupakan takdir bagi mereka yang tidak dapat dicegah. “Salahnya persepsi ini menyebabkan angka kematian menjadi tinggi," katanya dikutip Sabtu (14/9/2024).
Dia juga menyampaikan bahwa saat ini penyakit di Indonesia dinilai hanya bisa dicegah melalui pendekatan kuratif. Padahal, penyakit bisa dicegah dengan pendekatan preventif. “Masyarakat sebenarnya bisa melakukan tindakan preventif terlebih dahulu sebelum penyakit menjadi parah,” katanya.
Tindakan preventif ini, lanjutnya, bisa dilakukan dengan kontribusi akademisi atau masyarakat dalam menyampaikan sebuah isu kesehatan.
Risang menyebutkan bahwa isu pencegahan penyakit di Indonesia merupakan suatu isu yang dapat masuk ke ranah komunikasi. Ia pun memberi contoh atas hasil survei mengenai isu stunting dan hasilnya 30,9% tidak mengetahui mengenai stunting.
BACA JUGA: Leptospirosis di Bantul 41 Kasus, 3 Penderita Meninggal Dunia
Ia menegaskan perlunya perubahan perilaku dalam pencegahan penyakit di Indonesia. Hal inilah yang mendukung pembangunan berkelanjutan.
Di sisi lain, untuk mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia, Redempta Tete Bato, Chairwoman Sumba Hospitality, menyatakan perlunya pemberdayaan masyarakat lokal dalam pembangunan pariwisata.
“Saya sangat percaya bahwa pembangunan pariwisata hanya bisa menghasilkan sesuatu yang baik kalau sejak awal masyarakat lokal dilibatkan,” papar Demta.
Penjelasan ini berangkat dari kondisi Sumba yang saat ini yang hampir seluruh tanahnya sudah diakuisisi oleh para investor luar. Para pemilik modal dapat memperoleh keuntungan besar melalui bidang pariwisata, sementara masyarakat lokal bekerja dengan biaya rendah.
Demta melanjutkan bahwa masyarakat lokal perlu disiapkan betul melalui pendidikan berstandar internasional untuk keberlanjutan pembangunan di Indonesia COMICOS 2024 merupakan wadah diskusi bagi akademisi, praktisi, dan masyarakat dalam merespons isu-isu terkini di Indonesia.
Koordinator Utama kegiatan, Caecilia Santi Praharsiwi menyatakan kegiatan ini dapat menambah kekayaan diskusi dan wacana tentang pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Pada tahun ini, Comicos mengambil tema “Ekosistem Pembangunan Berkelanjutan: Interelasi dalam Merespons Perubahan”.
“Membangun masyarakat seharusnya tidak boleh meninggalkan satu orangpun dan perspektifnya tidak hanya infrastruktur fisik tetapi juga dari perspektif sosial.” ujar Santi
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Stroberi kaya vitamin C, serat, dan antioksidan. Simak 6 manfaatnya untuk imunitas, jantung, hingga mencegah penyakit kronis.
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa
Simak jadwal lengkap KA Bandara YIA. Kereta beroperasi sejak dini hari hingga malam untuk mendukung mobilitas penumpang.
BMKG memprakirakan cuaca DIY pada Rabu 29 Juli 2026 didominasi cerah berawan hingga berawan. Gunungkidul menjadi satu-satunya wilayah yang diprediksi cerah sepa
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya berdasarkan data resmi KAI Access.
Jalan Jetis-Karangsemut Bantul ditutup 29-31 Juli 2026 untuk pemasangan box culvert dan pengaspalan. Simak jadwal serta jalur alternatifnya.