Advertisement
Menag Nasaruddin Umar Resmikan Perubahan IAIN Jadi UIN Ponorogo
Menteri Agama Nasaruddin Umar meresmikan Universitas Islam Negeri (UIN) Kiai Ageng Muhammad BesariKabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Minggu, sebagai tanda alih status dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo. - Antara.
Advertisement
Harianjogja.com, PONOROGO—Menteri Agama Nasaruddin Umar meresmikan Universitas Islam Negeri (UIN) Kiai Ageng Muhammad Besari Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Minggu, sebagai tanda alih status dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo.
Menag Nasaruddin menyebut kehadiran universitas negeri pertama di daerah dengan sebutan "Bumi Reog" itu, menjadi kebanggaan bersama, tidak hanya bagi civitas academica tetapi juga masyarakat Ponorogo.
Advertisement
BACA JUGA: Filipina, Jepang dan AS Gelar Latihan Militer di Laut China Selatan
"Alhamdulillah Ponorogo kini punya universitas. Kita semua patut bersyukur, namun yang penting produk atau lulusannya juga harus hebat dan dikenal," ujarnya.
Sarana dan prasarana kampus sudah memadai untuk kegiatan perkuliahan. Ia juga mengingatkan pentingnya pemeliharaan sarana dan prasarana itu agar kualitas tetap terjaga.
"Dengan status baru ini, UIN Kiai Ageng Muhammad Besari diharapkan melahirkan lulusan unggul yang membawa nama baik Ponorogo sekaligus berkontribusi bagi kemajuan bangsa," katanya.
Ia menekankan peran ganda perguruan tinggi keagamaan Islam negeri (PTKIN) sebagai lembaga akademik sekaligus pusat dakwah. "Kampus UIN harus menjadi institusi pendidikan dan dakwah tanpa mengurangi peran satu sama lain," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Caroline Lang Mundur dari SPI Usai Namanya Muncul di Dokumen Epstein
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- Hujan Mereda, BPBD Kulonprogo Tetap Imbau Warga Siaga Bencana
- Gaji PPPK Paruh Waktu di Bantul Belum Cair, Ini Kata Bank dan Dinas
- Pembunuh Ibu Kandung Asal Ponorogo Masih Diburu di Gunungkidul
- Kemarau Basah dan Warga Disiplin Tekan Angka Kebakaran di Kulonprogo
- ORI DIY Serap Aspirasi Petani Parangtritis soal Pelayanan Publik
Advertisement
Advertisement



