AI Makin Canggih, Pakar Tegaskan Peran Jurnalis Tetap Tak Tergantikan
Pakar UII Teduh Dirgahayu menegaskan AI membantu kerja jurnalistik, tetapi tidak dapat menggantikan peran wartawan dalam verifikasi dan keputusan editorial.
Bincang Seni Budaya Islam bertema Tantangan dan Masa Depan Seni Kaligrafi di Era Teknologi Digital di sela lomba kaligrafi di UII, Senin (22/5/2023). /Istimewa-UII.
Harianjogja.com, JOGJA—Pelajar jenjang SMA dari berbagai kota di Indonesia beradu kreatif dalam kompetisi video dakwah dan kaligrafi di Auditorium UII, Senin (22/5/2023).
Kepala Bidang Humas UII Rifqi Sasmita dalam rilis tertulisnya mentatakan kompetisi itu diigelar skala nasional. Untuk video digelar secara daring, sedangkan kaligrafi digelar luring di Auditorium UII.
“Selain perlombaan tingkat nasional, kegiatan turut disemarakkan dengan Bincang Seni Budaya Islam bertema Tantangan dan Masa Depan Seni Kaligrafi di Era Teknologi Digital pada hari yang sama,” kata Rifqi.
BACA JUGA : Dosen UMY Dampingi Perajin Kaligrafi Sawahan Gamping
Target kegiatan itu dari kalangan generasi muda, utamanya pelajar SMA sederajat dan mahasiswa jenjang Sarjana. Peserta tersebut tidak hanya berasal dari lingkup regional Jawa Tengah dan DIY, tetapi seluruh Indonesia. Bahkan ada yang berasal dari Pulau Sumatra, Kalimantan, hingga Sulawesi dan Nusa Tenggara.
“Sejak pendaftaran dibuka pada 14 April-10 Mei 2023, panitia mencatat sebanyak 140 peserta lomba video dakwah serta 82 peserta lomba kaligrafi dinyatakan memenuhi syarat pendaftaran/ketentuan umum. Ini menunjukkan bahwa daya kreativitas generasi muda tersebar di berbagai wilayah di tanah air,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat mendorong generasi muda untuk menunjukkan karya terbaik masing-masing tanpa menghapus nilai ketakwaan. Dalam event ini, peserta juga diberikan mimbar apresiasi karya kreativitasnya tersebut.
“Sebagai wujud ekspresi perayaan Milad UII ke-80 tahun, kegiatan ini juga mengandung esensi rasa syukur, hingga saat ini UII turut merawat seni dan budaya,” katanya.
Kompetisi itu menghadirkan dewan juri yang berkompeten di bidangnya masing-masing guna menjaga kredibilitas dan kualitas dari perlombaan. Para juri berasal dari kalangan akademisi, praktisi, dan seniman. “Metode penilaian juga dibuat seadil mungkin di mana para dewan juri menilai karya peserta dengan metode blind reviu,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pakar UII Teduh Dirgahayu menegaskan AI membantu kerja jurnalistik, tetapi tidak dapat menggantikan peran wartawan dalam verifikasi dan keputusan editorial.
Motorola kuasai 50% pasar ponsel lipat AS. Luncurkan Razr Fold model buku dengan baterai 6.000mAh dan kamera juara. Bersaing dengan Samsung dan Apple.
Inggris hadapi Norwegia di perempat final Piala Dunia 2026. O’Reilly percaya pengalaman jadi kunci, Haaland siap ancam. Simak prediksi skor dan line-up.
Magelang Fair 2026 jadi motor penggerak UMKM dan ekonomi daerah. Libatkan 120 stan, hadirkan business matching hingga festival kuliner.
Pemda DIY siapkan Malioboro full pedestrian 2026. Akses jalan sirip dirombak, kendaraan dibatasi. Ini skema terbaru dan dampaknya.
Presiden Prabowo resmikan 5 bendungan strategis nasional di Lombok. Ini daftar bendungan, manfaat, dan dampaknya bagi ketahanan pangan.