TECNO Hadirkan Laptop AI MEGABOOK K14S
TECNO, brand teknologi inovatif berbasis AI, resmi meluncurkan TECNO MEGABOOK K14S. Laptop berukuran 14 inci ini memadukan performa tingg, desain premium
Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Fakultas Farmasi dan Fakutas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Ahmad Dahlan saat pengabdian masyarakat di UMKM Jamu di Kalurahan Tamanan, Bantul. - ist/UAD
BANTUL—Usaha Kecil, Mikro dan Menengah (UMKM) Asy Syifa’ memulai kembali usahanya setelah sempat mengalami kelumpuhan akibat dampak dari pandemi Covid-19. UMKM jamu Asy-Syifa’ berlokasi di daerah Banguntapan, Bantul, dan telah memulai lagi usahanya menjadi jamu modern dan memunculkan juga minuman herbal berkhasiat.
Hal tersebut mendorong tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Fakultas Farmasi dan Fakutas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Ahmad Dahlan untuk melakukan pengabdian masyarakat di UMKM Jamu di Desa Tamanan Bantul tersebut. Tim tersebut di bawah naungan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan (LPPM UAD).
Tim PkM UAD ini, diketuai oleh Putri Rachma Novitasari dengan anggota Prita Anggraini Kartika Sari dan Etika Dyah Puspitasari. Universitas Ahmad Dahlan bekerja sama dengan Pimpinan Ranting Aisyiyah Tamanan dan UMKM Jamu Asy Syifa’ guna melaksanakan program Pendampingan Inovasi Jamu Modern UMKM dalam Rangka Menciptakan Peluang Usaha Baru di Desa Tamanan, Banguntapan, Bantul.
BACA JUGA: Kubah Gunung Merapi di Barat Daya Bertambah Tinggi, Tidak Ada Titik Magma Baru
Kegiatan yang diselenggarakan secara bertahap dari bulan Agustus hingga Oktober ini diharapkan dapat membantu UMKM untuk melakukan inovasi sehingga mampu berkompetisi dengan UMKM-UMKM baru yang tidak kalah inovatif.
Pengabdian ini merupakan kali kedua pendampingan UMKM Jamu di daerah tersebut sebagai tindak lanjut dari PkM sebelumnya.
Sebelum dilakukan pendampingan, dilakukan diskusi antara tim PkM dengan anggota UMKM Asy Syifa’ untuk menindak lanjuti usaha yang telah dilaksanakan sebelumnya, termasuk mengidentifikasi permasalahan lanjutan dari usaha yang telah dirintis.
“Anggota UMKM diajarkan cara pengembangan kemasan jamu modern yang terstandarisasi serta pendampingan untuk memperoleh pendaftaran produk halal. Untuk proses pendampingan halal, tim PkM UAD bekerja sama dengan tim pendamping Proses Produk Halal [PPH] wilayah kerja DIY,” ujar Putri, dalam keterangan Senin (2/10/2023).
Sebelumnya, dilakukan penyuluhan tentang Penyakit Tidak Menular (PTM) yang biasa menjadi permasalahan kesehatan di masyarakat serta penanganannya, sehingga sasaran konsumen jamu juga menjadi lebih tepat.
Anggota UMKM yang rata-rata berusia 40 tahun ke atas sehingga banyak yang kurang familiar dengan cara penjualan yang tepat dalam usaha penjualan jamu mereka, sehingga PkM ini, diharapkan akan menjadi terobosan baru untuk produk UMKM dan menarik konsumen dari generasi muda. (BC)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
TECNO, brand teknologi inovatif berbasis AI, resmi meluncurkan TECNO MEGABOOK K14S. Laptop berukuran 14 inci ini memadukan performa tingg, desain premium
Jadwal imsak, Subuh, dan Maghrib di DIY pada Kamis 30 Juli 2026 untuk puasa sunnah Kamis. Cek waktu sahur dan berbuka di sini.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 30 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Simak 12 perjalanan dan tarif Commuter Line Rp8.000.
KPK mendalami penukaran 46.500 dolar Singapura yang diduga disiapkan Suhardiman Amby untuk Raja Juli Antoni dalam penyidikan kasus Kuansing.
PSEL Legok Nangka senilai Rp7,2 triliun mulai dibangun di Kabupaten Bandung. Proyek ini akan mengolah 2.131 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 40,79 M
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 30 Juli 2026 tersedia 15 perjalanan dengan tarif Rp8.000. Cek jam keberangkatan tiap stasiun.