123.779 KK Sleman Sudah Daftar Perlinsos, Mayoritas Lewat Agen
Sebanyak 123.779 KK telah mendaftar Perlinsos Sleman. Sebanyak 79,48% menggunakan bantuan agen, sedangkan 20,52% mendaftar mandiri.
Guru - Ilustrasi/Antara
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pendidikan (Disdik) Gunungkidul sepekan lalu merilis Komunitas Belajar Gunungkidul Smart Teaching (GST). Komunitas Belajar tersebut dibentuk dengan mengacu pada Peraturan Dirjen GTK Kemdikbudraistek Nomor 4263/B/HK.04.01/2023 tentang Optimalisasi Komunitas Belajar.
Disdik berharap Komunitas Belajar GST dapat menjadi wadah bagi guru dan tenaga kependidikan untuk belajar bersama dan berkolaborasi secara rutin. Selain itu juga memiliki tujuan yang jelas dan terukur dalam meningkatkan kualitas pembelajaran sehingga berdampak pada hasil belajar murid.
Kepala Seksi Pendidik dan Tenaga Kependidikan SMP Bidang Pembinaan Ketenagaan Disdik Gunungkidul, Meliya Dwi Rahmati Suni mengatakan komunitas belajar memang sedang digalakkan untuk dibentuk dan aktif sebagai satu wadah bagi guru agar dapat saling belajar dan bertukar ilmu dan informasi. “Sudah banyak komunitas belajar yang terbentuk, baik komunitas belajar [kombel] internal maupun kombel antarsekolah. Intinya adalah wadah untuk belajar. Kalau GST ini komunitas pada jenjang SD,” kata Meliya.
Melalui Komunitas Belajar GST tersebut, Meliya berharap mampu mendorong guru-guru untuk lebih adaptif terhadap berbagai perubahan seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam dunia pendidikan. Ke depan kombel-kombel yang ada dapat memberi warna, inspirasi, dan tambahan wawasan bagi dunia pendidikan di Kabupaten Gunungkidul.
BACA JUGA: Bupati Sleman Mendorong Para Guru Meningkatkan SDM
Kepala Bidang Sekolah Dasar Disdik Gunungkidul, Hary Sulaksana mengatakan pembentukan Komunitas Belajar merupakan arahan dari Pemerintah Pusat. “Komunitas belajar bisa dalam satu sekolah bisa antarsekolah. Komunitas belajar diperlukan agar setiap guru dapat bertukar pikiran ketika ada permasalahan terkait dengan pembelajaran, dan juga berguna untk berbagi pengetahuan dan pengalaman antarguru guna menciptakan metode pembelajaran yang lebih baik,” kata Hary.
Kepala Disdik Gunugkidul, Nunuk Setyowati mengatakan Komunitas Belajar Gunungkidul Smart Teaching dibentuk atas inisiasi guru-guru penggerak dan guru hebat dari jenjang SD-MI beserta Pengawas Sekolah Dasar dengan bermitra dengan Dinas Pendidikan, PGRI Gunungkidul, APSI Gunungkidul, DPC IKA UNY Gunungkidul, KKPS SD Gunungkidul, dan KKKS SD Gunungkidul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 123.779 KK telah mendaftar Perlinsos Sleman. Sebanyak 79,48% menggunakan bantuan agen, sedangkan 20,52% mendaftar mandiri.
AISITS merekam jejak Virgo Transport 8 hingga pukul 22.33 WIB dengan kecepatan 12,9 knot sebelum sinyal kapal berhenti terdeteksi.
Gunungkidul bersiap menghadapi revalidasi Geopark Gunungsewu sebagai UNESCO Global Geopark pada 2027 dengan membenahi sejumlah catatan UNESCO.
Muskot Percasi Solo 2026 berlangsung panas. Peserta mempersoalkan kehadiran klub baru, sementara pimpinan rapat menyebutnya dinamika organisasi.
Pelni meminta kapal yang melintas di Laut Jawa memantau Virgo Transport 8. Sinyal terakhir kapal tercatat pukul 22.33 WIB.
Indonesia gagal ke perempat final Asian Games 2026 setelah kalah 89-100 dari Arab Saudi dan menutup fase grup tanpa kemenangan.