Advertisement

Perkuat Kuliah Praktik, UMY Bangun Lab Teknik Terpadu Rp10 Miliar

Sunartono
Sabtu, 31 Januari 2026 - 05:57 WIB
Sunartono
Perkuat Kuliah Praktik, UMY Bangun Lab Teknik Terpadu Rp10 Miliar UMY membangun Laboratorium Teknik Terpadu Yana Aditya Building untuk memperkuat pembelajaran praktik dan riset, ditargetkan rampung 2027. - Istimewa/UMY.

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mulai merealisasikan penguatan perkuliahan berbasis praktik melalui pembangunan Laboratorium Teknik Terpadu Yana Aditya Building di Kompleks Gedung Teknik UMY.

Proyek strategis ini ditandai dengan prosesi peletakan batu pertama atau groundbreaking yang dilaksanakan pada Jumat (30/1/2026), sebagai bagian dari komitmen kampus menghadirkan fasilitas pendidikan modern.

Advertisement

Gedung laboratorium empat lantai tersebut dirancang sebagai pusat laboratorium terpadu Fakultas Teknik UMY dan ditargetkan rampung pada 2027. Pembangunannya diperkirakan menelan anggaran sekitar antara Rp10 hingga Rp15 miliar yang akan difokuskan untuk mendukung aktivitas praktikum, riset, serta pengembangan inovasi sivitas akademika.

Rektor UMY Profesor Achmad Nurmandi menyampaikan bahwa pembangunan Yana Aditya Building merupakan langkah strategis kampus dalam meningkatkan kualitas lulusan, khususnya pada program studi yang membutuhkan penguasaan hard skill berbasis praktik.

“Mahasiswa teknik, pertanian, dan kedokteran tidak cukup hanya mengandalkan pembelajaran teori di ruang kelas. Kompetensi mereka sangat ditentukan oleh seberapa intens mereka berlatih di laboratorium. Tanpa dukungan fasilitas yang memadai, capaian pembelajaran tidak akan optimal,” ujar Nurmandi dalam rilisnya.

Ia menjelaskan, pembangunan laboratorium terpadu tersebut juga merupakan tindak lanjut dari Musyawarah Nasional Keluarga Alumni UMY (KAUMY) yang digelar sekitar satu bulan sebelumnya. Dalam forum itu, para alumni sepakat untuk memberikan kontribusi nyata bagi almamater, baik melalui pembangunan sarana fisik maupun dukungan beasiswa pendidikan.

Menurut Nurmandi, sektor pendidikan memiliki nilai keberlanjutan yang tinggi bagi para donatur karena manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. Selama fasilitas tersebut digunakan untuk menunjang proses pembelajaran, kontribusi yang diberikan akan terus memberikan dampak positif.

“Gedung dan peralatan yang digunakan untuk pendidikan pada dasarnya merupakan amal jariyah. Kontribusi ini tidak berhenti pada pembangunan fisik semata, tetapi terus memberi manfaat bagi generasi berikutnya,” katanya.

Sementara itu, donatur pembangunan gedung sekaligus mantan Direktur Utama PT TransJakarta Mochammad Yana Aditya menilai pembangunan laboratorium terpadu ini sebagai simbol nyata keterlibatan alumni dalam mendorong transformasi kampus.

Ia berharap laboratorium itu tidak hanya hadir sebagai bangunan fisik, tetapi juga menjadi representasi semangat kolaborasi antara alumni dan institusi pendidikan tinggi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Gedung ini merupakan wujud kepedulian alumni terhadap masa depan UMY. Harapannya, fasilitas ini dapat membantu adik-adik mahasiswa mengembangkan kompetensi dan lebih siap menghadapi tantangan dunia profesional,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Petugas Haji Daerah Dibatasi Minimal Setingkat Eselon IV

Petugas Haji Daerah Dibatasi Minimal Setingkat Eselon IV

News
| Sabtu, 31 Januari 2026, 10:47 WIB

Advertisement

Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun

Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun

Wisata
| Kamis, 29 Januari 2026, 11:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement