Menlu Sugiono Dorong Reformasi PBB dan Dewan Keamanan
Menlu Sugiono mendorong reformasi PBB dan Dewan Keamanan agar lebih relevan menghadapi konflik global dan tantangan dunia saat ini.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) RI Brian Yuliarto (kiri) dan Menteri Pendidikan Tinggi Malaysia, Zambry Abdul Kadir (kanan). ANTARA/HO-Kemdiktisaintek
Harianjogja.com, JAKARTA— Pemerintah Indonesia dan Malaysia sepakat memperkuat kolaborasi riset dan pendidikan tinggi, khususnya pada bidang ketahanan pangan, ekonomi hijau, energi terbarukan, serta kecerdasan artifisial atau artificial intelligence (AI).
Kesepakatan tersebut mengemuka dalam pertemuan antara Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) RI Brian Yuliarto dengan Menteri Pendidikan Tinggi Malaysia Zambry Abdul Kadir beberapa waktu lalu.
“Kolaborasi ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kontribusi riset dan inovasi kedua negara dalam menjawab tantangan global,” ujar Brian Yuliarto dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (17/2/2026).
Mendiktisaintek menegaskan, sinergi kepakaran antarpeneliti dan perguruan tinggi Indonesia–Malaysia menjadi modal penting untuk mempercepat hilirisasi riset sekaligus menghadirkan solusi konkret bagi kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, Zambry Abdul Kadir menilai kedua negara memiliki kekuatan keilmuan yang saling melengkapi. Potensi tersebut, menurutnya, perlu dimanfaatkan secara optimal melalui kerja sama yang terstruktur.
“Pada prinsipnya, kami sepakat membentuk kelompok kerja di bidang-bidang prioritas dengan mengidentifikasi para ahli dari Malaysia dan Indonesia untuk bekerja sama mengembangkan riset yang telah disepakati,” kata Zambry.
Secara garis besar, kedua pihak sepakat membentuk klaster atau kelompok kerja kolaboratif di sektor prioritas. Proses identifikasi pakar dari Indonesia dan Malaysia akan dilakukan untuk memastikan pengembangan riset berjalan efektif dan berkelanjutan.
Kolaborasi ini juga akan melibatkan sejumlah perguruan tinggi terpilih serta peneliti yang tergabung dalam jejaring Konsorsium Akademik Malaysia–Indonesia (KAMI). Selain itu, diskusi pendahuluan telah dilakukan antara otoritas pendidikan tinggi Malaysia dan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi guna memetakan ruang lingkup serta skema implementasi kerja sama.
Dalam rangkaian kunjungan yang sama, Menteri Pendidikan Tinggi Malaysia juga menyambangi Institut Pertanian Bogor. Dalam kesempatan itu, ia berdialog dengan mahasiswa asal Malaysia untuk menjajaki peluang pengembangan riset bersama, khususnya di sektor pertanian dan ketahanan pangan.
Penguatan kemitraan Indonesia–Malaysia ini menegaskan komitmen Kemdiktisaintek dalam memperluas kolaborasi internasional yang produktif, mendorong mobilitas talenta, serta memastikan riset dan inovasi memberikan dampak nyata bagi pembangunan nasional maupun kawasan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Menlu Sugiono mendorong reformasi PBB dan Dewan Keamanan agar lebih relevan menghadapi konflik global dan tantangan dunia saat ini.
Pendakian Gunung Gede Pangrango ditutup 27-28 Mei 2026. TNGGP siagakan petugas untuk cegah pendaki ilegal.
Warga Kulon Progo gunakan anyaman daun kelapa sebagai wadah daging kurban untuk kurangi sampah plastik saat Iduladha 1448 H.
AS mengerahkan jet tempur F-22 dan puluhan pesawat pengisi bahan bakar di Israel hingga akhir tahun 2026.
Toyota bidik 300 SPK di IIMS Surabaya 2026 lewat peluncuran mobil hybrid baru dan berbagai program insentif pembelian kendaraan EV.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Kamis 28 Mei 2026 lengkap semua stasiun dengan tarif Rp8.000 dan keberangkatan pagi hingga malam.