Wali Kota Pekalongan Nostalgia di UII, Gowes 23 Km Keliling Sleman
Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid mengikuti Gowes FBE UII 2026 sejauh 23 km sambil bernostalgia di almamaternya
Profesor Puji Lestari (ketiga dari kanan), penemu teori komunikasi hati di sela-sela pengukuhan guru besar di UPN Veteran Jogja. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Seorang akademisi UPN Veteran Yogyakarta Puji Lestari mampu meraih predikat akademik tertinggi dengan bergelar profesor atau guru besar di bidang ilmu komunikasi. Dosen Fisip itu mampu melahirkan teori komunikasi hati. Bahkan konsepnya telah diterapkan di berbagai kasus bencana. Melalui komunikasi hati akan meminimalisasi bencana sosial tambahan ketika terjadi suatu bencana.
“Teori komunikasi hati lebih pada proses komunikasi hati mulai dari olah pikir [mengarahkan pikiran ke hal-hal positif] dan olah rasa [mengelola perasaan] dengan mengelola sampah hati menjadi energi positif yang menghasilkan sifat simpati dan perilaku empati yang berdampak pada hidup bahagia serta damai,” kata Puji dalam sambutan tertulis pengukuhan guru besarnya.
BACA JUGA : Jabatan Banyak Jadi Alasan Guru Besar Minim Penelitian
Puji dikukuhkan sebagai guru besar bidang ilmu komunikasi pada Kamis (2/3/2023) lalu di Auditorium UPN Veteran Yogyakarta. Adapun pidato ilmiah yang disampaikan berjudul Komunikasi Hati Sebagai Aspek Penting Pengurangan Risiko Bencana Sosial dan Mental.
Profesor Puji mengatakan memahami teori komunikasi hati dengan segala bentuk implementasi dalam kehidupan, pada dasarnya bisa menjadi solusi dalam permasalahan komunikasi yang dihadapi. Komunikasi yang diawali dengan tata kelola hati mampu menjadi solusi dalam proses penyampaian pesan dari komunikator dan bagaimana pesan bisa diterima serta dimaknai oleh komunikan.
Ia menilai komunikasi hati sesungguhnya tidak bisa lepas dari nilai etika dan budaya, merupakan kepekaan dengan mengedepankan simpati dan empati. Komunikasi hati berbicara tentang empan papan, yaitu bagaimana ketika berkomunikasi harus peka terhadap situasi dan kondisi.
“Komunikasi hati adalah bagaimana olah pikir dan olah rasa mengendalikan ego sehingga tidak mengganggu hubungan dengan pihak lain. Olah pikir dilakukan agar tercipta sikap positif, sedangkan olah rasa dilakukanuntuk mengasahkepekaan sehingga tercipta hal yang baik,” katanya.
BACA JUGA : Widodo Jadi Guru Besar Teknik Lingkungan Pertama di UII
Dosen kelahiran Klaten ini menambahkan komunikasi hati sesungguhnya bagian vital dalam pengurangan risiko bencana, baik sosial ataupun mental. Adapun perannya, manusia perlu menyadari setiap bencana yang terjadi, menerima, dan mengelola semua hal buruk. Kemudian ia perlu berdamai dengan dirinya. Hal ini akan membantu mentalnya untuk tetap sehat dan dapat menjalani kehidupan dengan baik.
Komunikasi hati melalui olah pikir dan rasa dapat dilakukan secara individu maupun kelompok untuk pengurangan risiko bencana sosial dan mental. Secara individu seseorang harus memikirkan setiap peristiwa sebelum bertindak. Berpikir positif dalam setiap peristiwa yang dialami bahkan termasuk berpikir positif dalam kejadian negatif.
“Melalui komunikasi hati, hidup akan lebih berarti. Kerisauan, refleksi, dan gagasan yang telah saya sampaikan semoga dapat memberikan perspektif untuk diskusi dan kolaborasi baik offline maupun online melalui media digital, guna menyebarkan virus komunikasi hati dengan mengelola sampah hati menjadi energi positif melalui olah pikir dan olah rasa untuk menyelesaikan bencana sosial dan mental,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid mengikuti Gowes FBE UII 2026 sejauh 23 km sambil bernostalgia di almamaternya
Pemkab Sleman belum keluarkan edaran resmi efisiensi BBM mobil dinas, namun OPD diminta melakukan penghematan secara mandiri.
Golkar minta elit parpol lebih dewasa, hindari narasi provokatif, dan utamakan kepentingan bangsa di tengah dinamika politik nasional.
Mendiktisaintek Brian Yuliarto ajak guru besar perkuat riset dan inovasi kampus untuk wujudkan kemandirian bangsa berbasis iptek.
Jepang vs Tunisia di Piala Dunia 2026: Ao Tanaka starter, Kubo absen cedera, Itakura jadi kapten. Cek susunan pemain lengkap di sini.
Seskab Teddy gelar Setkab Gengs, kompetisi inovasi ASN untuk dorong ide kebijakan dan dukung Asta Cita Prabowo.