Kekeringan Ancam 30.000 Hektare Lahan, Kementan Siapkan Benih Tahan Kering
Kementan memitigasi kekeringan di 30.000 hektare lahan melalui perbaikan irigasi, benih tahan kering, dan teknologi PM-AAS.
Suasana penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama (MoU) antara Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Sekretariat Jenderal Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (Sekjen MPR RI) pada Jumat (4/7/2025) di Gedung Pusat UGM. /Istimewa-UGM.
Harianjogja.com, SLEMAN—Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Sekretariat Jenderal Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (Sekjen MPR RI) sepakat melakukan kerja sama penguatan kajian Ketatanegaraan.
Kerja sama itu ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama (MoU) yang berlangsung pada Jumat (4/7/2025) di Gedung Pusat UGM. Rektor UGM, Prof. Ova Emilia menilai kerja sama ini menjadi langkah awal sinergi dalam bidang Tridarma Perguruan Tinggi, termasuk pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Kerja sama antara UGM dan Sekjen MPR RI nantinya akan ditindaklanjuti melalui berbagai program, khususnya bersama Fakultas Hukum UGM. Ruang lingkup kerja sama mencakup pelaksanaan pendidikan dan pelatihan, penyusunan kajian akademik, penulisan jurnal, serta penyelenggaraan seminar dan diskusi tentang ketatanegaraan.
BACA JUGA: Jadwal Penerbangan Rute Jogja ke Karimunjawa, Harga Tiket Rp1 Jutaan
"Kami memiliki 18 fakultas dan dua sekolah pascasarjana, sehingga UGM dapat menyumbangkan pemikiran lintas bidang untuk mendukung kerja-kerja kebijakan nasional, termasuk isu terkini seperti regulasi kecerdasan buatan dan etika penggunaannya," kata Ova.
UGM dan Sekjen MPR RI sepakat untuk segera menindaklanjuti dengan penyusunan perjanjian kerja sama (PKS) di tingkat fakultas maupun universitas. UGM lanjut Ova mendorong pelibatan mahasiswa dalam berbagai program kerja sama, termasuk magang, riset, dan pelatihan kepemimpinan kebangsaan.
"Kami kini fokus agar lulusan tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja, sehingga program magang menjadi salah satu komponen penting dalam mendukung pengembangan kapasitas mahasiswa," ujarnya.
Sekretaris Jenderal MPR RI, Siti Fauziah menilai pentingnya peran akademisi dalam mendukung tugas-tugas konstitusional MPR RI. Dia mengatakan bahwa meskipun posisi MPR telah berubah dalam struktur ketatanegaraan, kebutuhan akan masukan akademis tetap sangat dibutuhkan.
"Masukan dari universitas dan masyarakat sangat penting bagi perkembangan ketatanegaraan kita, karena bukan hanya berguna bagi MPR, tetapi juga bagi seluruh anggota parlemen," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kementan memitigasi kekeringan di 30.000 hektare lahan melalui perbaikan irigasi, benih tahan kering, dan teknologi PM-AAS.
Arsenal menahan Bayern Muenchen 2-2 di Liga Champions. Eberechi Eze dan Declan Rice mencetak gol setelah Bayern sempat unggul.
Galatasaray menang 4-2 atas Lille pada Liga Champions 2026/2027. Calvin Verdonk tampil sebagai starter, sedangkan Osimhen mencetak gol.
Como mengalahkan Manchester United 4-1 di Liga Champions. Nico Paz mencetak dua gol dan tekanan terhadap Michael Carrick meningkat.
Penguatan literasi menjadi salah satu upaya mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) meningkatkan daya saing.
Cek jadwal SIM Gunungkidul Rabu, 22 Oktober 2026, di Siraman Wonosari lengkap dengan lokasi layanan lain dan syarat perpanjangan SIM.