Jadwal SIM Kulonprogo Sabtu 24 Oktober 2026 di Depan Pemkab Malam Ini
Cek jadwal perpanjangan SIM Kulonprogo 24 Oktober 2026 di MPP, lengkap dengan jadwal Satpas 1450, SIMENOR, SIM Keliling, dan syaratnya.
Simulasi Bencana digelar dalam rangkaian pelatihan dan simulasi bencana di UMY, Rabu (14/6/2023). /Istimewa.
Harianjogja.com, BANTUL—Wilayah Kabupaten Bantul tercatat memiliki Sembilan potensi ancaman bencana dari total 12 jenis bencana. Berbagai pihak harus disiapsiagakan untuk melakukan antisipasi, salah satunya perguruan tinggi yang berada di wilayah Bantul.
Kabupaten Bantul disebut memiliki setidaknya 9 dari 12 ancaman bencana, baik itu ancaman bencana alam maupun non alam. Hal tersebut sebagaimana disampaikan Suprihana, S.T., M.T Kabid Pencegahan Kesiapsiagaan dan Penanganan Pascabencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul Suprihana menyatakan wilayah Bantul memang memiliki 9 potensi ancaman dari 12 ancaman bencana.
BACA JUGA : BPBD Bantul Segera Kukuhkan 3 Kalurahan sebagai Kaltana
“Ancaman tersebut meliputi tsunami, abrasi, banjir, longsor, gempa bumi, cuaca ekstrim, kebakaran, kekeringan dan wabah penyakit,” ungkap Suprihana dalam Pelatihan dan Praktik Evakuasi Bencana Gempa Bumi sebagaimana rilis yang diterbitkan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Kamis (15/6/2023). UMY menggelar pelatihan dan simulasi bencana pada Rabu (14/6/2023) di Gedung AR. Fachruddin A UMY.
Suprihana mencontohkan terjadinya gempa bumi di Bantul pada 2006 silam yang memakan banyak korban jiwa dan bangunan rusak.Hal ini terjadi dikarenakan kurangnya kesiapsiagaan masyarakat Bantul dalam menghadapi bencana khususnya gempa bumi.
“Maka dengan adanya pelatihan evakuasi gempa bumi ini, UMY sudah ikut berperan aktif dalam mengantisipasi salah satu ancaman bencana yang ada di Bantul," katanya.
Lingkungan UMY pun dilakukan kesiapsiagaan terhadap gempa bumi dengan perwakilan dari setiap gedung. Pelatihan dimulai dari pengenalan karakteristik gempa bumi, tahap prabencana hingga serangkaian proses evakuasi. BPBD Bantul menerapkan skenario simulasi gempa bumi yang berlokasi di Sesar Opak dengan kekuatan 6,6 SR dalam pelatihan evakuasi ini.
Kepala Lembaga Pengembangan Karir dan Sumber Daya Manusia (LPK SDM) UMY Adhianty Nurjanah berharap melalui kegiatan tersebut perwakilan UMY yang menjadi peserta dapat menyerap pengetahuan dan memahami mitigasi bencana. Sehingga dapat diterapkan sewaktu-waktu ketika kemampuan itu dibutuhkan.
“Ke depannya, UMY juga akan merencanakan untuk melangsungkan simulasi bencana. Mengingat kami berada di daerah rawan gempa bumi,” ucapnya.
BACA JUGA : Ada 548 Kejadian Bencana Alam di Bantul Sepanjang 2022
Pelatihan dan Praktik Evakuasi Bencana Gempa Bumi merupakan respons untuk meminimalisasi kerusakan ketika gempa bumi terjadi. Pelatihan juga bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan civitas akademika UMY terhadap bencana gempa.
Wakil Rektor II Bidang Sumber Daya Manusia UMY Profesor Nano Prawoto menyatakan sifat kesiapsiagaan terhadap bencana gempa adalah kebutuhan primer. Agar bekerja dengan selamat, sehat dan aman, maka pelatihan mitigasi kebencanaan ini diperlukan. “Demi mewujudkan harapan ini, diperlukan kerja sama antara seluruh civitas akademika UMY,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cek jadwal perpanjangan SIM Kulonprogo 24 Oktober 2026 di MPP, lengkap dengan jadwal Satpas 1450, SIMENOR, SIM Keliling, dan syaratnya.
PDIP mendukung putusan MK yang memerintahkan revisi UU Peradilan Militer dalam dua tahun untuk memperjelas yurisdiksi peradilan.
SAPMA Pemuda Pancasila DIY bersama BPBD Gunungkidul menyalurkan bantuan air bersih bagi warga terdampak kekeringan di Nglipar.
Mataram Legacy Run digelar 22 November 2026 di Kotagede, mengajak pelari menyusuri kawasan bersejarah sambil menikmati kuliner dan kerajinan lokal.
APJII Jabar mencatat 9.662 pelanggan internet terdampak penertiban kabel di Bandung. Tenggat pemulihan berakhir 26 Oktober 2026.
Persela Lamongan ditahan De Red FC 2-2 di Stadion Surajaya. Gol menit akhir membuat tim Bima Sakti gagal mengamankan kemenangan.