Advertisement
PP Muhammadiyah Lepas 172 Siswa Madrasah Muallimat Jogja
Pelepasan siswa Madrasah Muallimat Jogja, Minggu (24/6/2023). - Istimewa.
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Pimpinan Pusat Muhammadiyah melepas sebanyak 172 siswa Madrasah Muallimat Muhammadiyah Jogja di Sportorium UMY, Minggu (25/6/2023). Ratusan pelajar itu telah menempuh pendidikan di pesantren Muhammadiyah selama enam tahun dan menamatkan pendidikan jenjang SMA.
Dari 172 santriwati atau siswa putri tersebut terdiri dari 12 siswa program Keagamaan, 79 siswa program Ilmu Pengetahuan Soasial dan 81 siswa program Ilmu Pengetahuan Alam. Serangkaian acara pelepasan siswa itu diwarnai dengan beragam capaian prestasi baik tingkat daerah, kota, nasional dan internasional.
Advertisement
BACA JUGA : Muhammadiyah-Aisyiyah Kota Jogja Dukung Pelaksanaan
Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Profesor Abdul Mu’ti menyatakan banyak orang yang mengalami lompatan yang luar biasa dalam hidupnya. Ada beberapa siswa yang ketika menempuh Pendidikan tergolong biasa-biasa saja atau normal seperti sebagian besar anak sekolah. Akan tetapi ia justru menyimpan potensi yang belum teraktualisasi ketika dirinya studi di sekolah tersebut, sehingga bisa memiliki lompatan di kemudian hari.
“Banyak orang yang dia dia mengalami lompatan luar biasa dalam kehiduapannya ketika kuliah. Tetapi ada juga yang saat kuliah biasa saja, tetapi saat lulus mereka berkembang orang yang memiliki kemampuan memimpin luar biasa,” katanya.
Ia mengingatkan kembali pesan Kiai Haji Ahmad Dahlan, di antaranya mampu menjadi contoh yang baik untuk masyarakat hingga berperan di Muhammadiyah dalam memberikan kontribusi untuk bangsa.
“Ojo kesel anggonmu nyambut, dalam kesempatan lain Ahmad Dahlan juga berpesan dadio [jadilah] guru, dadio dokter setelah itu kembalilah kepada Muhammadiyah. Pesan penting alumnus yang menjadi madrasah kader merupakan harapan besar tidak hanya untuk Muhammadiyah tapi juga masa depan bangsa dan negara,” ucapnya.
Direktur Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Jogja Unik Rosyidah menambahkan para siswa tersebut telah menjalani pendidikan selama enam tahun, mulai dari jenjang Madrasah Tsanawiyah atau jenjang SMP hingga Madrasah Aliyah atau SMA. Ia mengapresiasi para siswa yang dapat menuntaskan pendidikan melalui proses perjuangan cukup panjang.
“Kami mengingatkan agar selalu menguatkan iman karena sangat penting bagi perjalanan kehidupan. Ilmu yang tinggi tanpa iman akan minim empati. Memiliki mentalitas pemenang akan menentukan keberhasilan. Mental pemenang akan memiliki daya juang tinggi, yaitu tidak mudah menyerah,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Penantian Sepekan Berakhir Jenazah Perwira TNI Tiba di Cimahi
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jam Lengkapnya
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
Advertisement
Advertisement








