Jadwal KA Bandara YIA Senin 7 September 2026, Cek Lengkap
Jadwal KA Bandara YIA Senin 7 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap dari pagi hingga malam.
Siswa SDK Sorowajan, Banguntapan Bantul saat belajar mengolah sampah dengan membuat karya dari barang bekas, Jumat (24/11/2023). /Istimewa.
Harianjogja.com, BANTUL—Sekolah turut merespons situasi sampah di DIY yang masih menjadi persoalan. SD Kanisius (SDK) Sorowajan, Banguntapan Bantul menggelar Parents Participation bertajuk Sayangi Bumi Kelola Sampah dengan Bijak, Jumat (24/11/2023). Kegiatan ini untuk mengedukasi siswa sekaligus orangtua agar termotivasi dalam mengelola sampah.
Kepala SDK Sorowajan Bantul Anna Maria Wahyuni mengatakan Parents Participation merupakan kegiatan memberi kesempatan orangtua untuk ikut berkontribusi dalam proses pembelajaran dalam kelas. Kegiatan tersebut digelar dalam rangka Hari PGRI ke-78 yang jatuh pada 25 November 2023.
Kegiatan itu sengaja mengangkat tentang sampah karena masih menjadi persoalan hanya di DIY. Oleh karena itu materi yang disuguhkan kepada orangtua dan siswa terkait mengolah sampah menjadi barang yang bernilai ekonomi. Dalam kegiatan itu ada pemutaran video edukasi tentang pengelolaan sampah, permainan memanfaatkan barang bekas dan kegiatan prakarya siswa dari barang bekas untuk dijadikan produk bernilai.
BACA JUGA : Sekda DIY: Dokumen IPL Tol Jogja-YIA di Kulonprogo Ditargetkan Rampung Bulan Ini
“Harapannya anak-anak nanti akan terbiasa untuk memilah sampah di mana saja. Bisa sampah anorganik, organik, sampah kertas, plastik, dan botol yang harus bisa dipilah,” ujarnya.
Terkait pengelolaan sampah, di sekolahnya juga melakukan pemilahan, sehingga disediakan dua tempat pemilahan sampah salah satunya jenis botol plastik. Siswa dan orangtua diberikan pemahaman, selain bisa dijual, botol plastik tersebut juga dapat diolah menjadi prakarya.
"Kami sudah memberikan materi tentang pengelolaan sampah. Siswa mulai menerapkan, contohnya saja ketika makan permen, maka bungkus permen kecil itu akan dia bawa dulu. Nanti setelah menjumpai ada tempat sampah,” katanya.
Siswa Kelas 3B Ezequiel Nevan A.K merasa senang bisa mengikuti kegiatan tersebut. Apalagi orangtua iku secara langsung mengajari pembuatan prakarya."Karena biasanya guru yang mengajar di kelas. Tapi kali ini diganti orangtua yang ngajar langsung,"katanya.
Salah satu perwakilan orangtua siswa, Venny Yurico mengakui memang tidak mudah untuk membuat karya kreatif dari sampah bekas. Ia pun sempat kesulitan karena tidak biasa mengajar siswa di kelas dan saat itu ia harus membimbing anak dalam kelas. Oleh karena itu ia mengapresiasi guru yang mampu menciptakan berbagai proses pembelajaran kreatif.
BACA JUGA : Sebentar Lagi Dibuka, Progres Pembangunan TPST Piyungan Transisi 2 Capai 92 Persen
"Ternyata jadi guru itu tidak mudah, saya merasakan mengajar langsung sulit dan capek. Apalagi anak-anak sekarang ini aktif dan kreatif. Susah juga ya mengajar anak di kelas. Maka saya mengapresiasi guru," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal KA Bandara YIA Senin 7 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap dari pagi hingga malam.
Jadwal KA Prameks Jogja–Kutoarjo PP September 2026 lengkap dengan harga tiket Rp8.000, panduan beli tiket di Access by KAI, dan cara tap-in gate.
Jadwal KRL Solo-Jogja September 2026 relasi Palur–Tugu Jogja lengkap di 13 stasiun, mulai pukul 05.00 WIB hingga perjalanan terakhir malam.
Jadwal KRL Jogja–Solo September 2026 relasi Stasiun Tugu ke Palur lengkap di 13 stasiun, mulai pukul 05.05 WIB hingga perjalanan malam.
GPI 2026 menempatkan Islandia sebagai negara paling damai dan Rusia paling tidak damai. Indonesia berada di peringkat ke-69 dunia.
Komisi C DPRD DIY berharap Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat untuk 2027 naik minimal 10%. Tambahan dana tersebut dinilai dibutuhkan untuk menutup k