Advertisement

Farmasi UAD Galakkan Inisiasi Sekolah Kader Cegah Stunting

Media Digital
Senin, 26 Februari 2024 - 14:02 WIB
Maya Herawati
Farmasi UAD Galakkan Inisiasi Sekolah Kader Cegah Stunting Tim Fakultas Farmasi UAD berkolaborasi dengan Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kota Yogyakarta dan Paimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah (PWNA) DIY merumuskan program pencegahan stunting. Kegiatan kolaborasi ini diawali dengan focus group discussion (FGD) strategi penguatan keluarga dan pencegahan stunting pada Selasa, 20 Februari 2024 di Gedung Aula PDM Yogyakarta. / ist

Advertisement

JOGJA—Tim Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berkolaborasi dengan Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kota Jogja dan Pimpinan Wilayah Nasyiatul ‘Aisyiyah (PWNA) DIY merumuskan program pencegahan stunting. Kegiatan kolaborasi ini diawali dengan focus group discussion (FGD) strategi penguatan keluarga dan pencegahan stunting pada Selasa, 20 Februari 2024 di Gedung Aula PDM Yogyakarta.

Avodrin Dunilyta, Wakil Ketua PDA Yogyakarta menyambut hangat kegiatan kolaborasi ini. Dalam sambutannya, Avodrin menyampaikan bahwa peran 'Aisyiyah sangat dibutuhkan dalam mengatasi stunting di masyarakat.

Advertisement

Kegiatan ini selaras dengan isu global mengingat kasus kejadian stunting masih cukup tinggi di Indonesia. Diharapkan melalui kegiatan ini mampu meningkatkan kapasitas kader-kader 'Aisyiyah dalam mendampingi keluarga maupun masyarakat untuk mencegah stunting. “Sinergi Bersama kaum perempuan muda khususnya Nasyiatul 'Aisyiyah menjadi peluang dakwah untuk pencegahan stunting sejak dini, yaitu penguatan edukasi pada usia remaja putri,” kata Avrodin dalam keterangan tertulis Senin (26/2/2024).  

BACA JUGA: Ini Resep Gudeg Manggar Khas Jogja dan Detail Masakannya

Kegiatan FGD yang digelar diikuti sejumlah 30 orang dari perwakilan kader stunting ‘Aisyiyah, Nasyiatul ‘Aisyiyah maupun tim Family Learning Center yang juga berfokus pada program ketahanan keluarga. Kegiatan FGD dipantik oleh 2 pemateri, Dr.Mhd Lalilan Arqam, M.Pd (Dosen MPAI UAD sekaligus anggota Majelis Tabligh PP Muhammadiyah) menyampaikan upaya pencegahan stunting (mitigasi stunting) dikembalikan dalam konsep Islam dan Qur’an.

“Allah SWT telah menurunkan Al-Quran sebagai pegangan hidup secara komprehensif, dan salah satunya konsep pencegahan stunting yang ditinjau dalam aspek kesehatan, penguatan pangan atau gizi, serta kebersihan maupun kesehatan lingkungan. Ia menyebutkan bahwa salah satu upaya pencegahan stunting dengan pemberian ASI eksklusif yang juga termaktub di dalam Al-Qur’an. Oleh karenanya sudah saat nya program pencegahan stunting diintegrasikan dengan pesan atau wahyu Illahi,” katanya.  

Kejadian stunting memberikan dampak yang cukup luas, tak hanya pada individu seorang anak namun dapat berdampak secara global pada suatu bangsa. Intan Puspitasari, S.Psi.,M.Psi (Dosen PG-PAUD UAD) sebagai pemateri ke-2 menguatkan hal tersebut. Kondisi stunting akan berdampak pada perkembangan fisik maupun kognitif anak, dan secara jangka panjang dapat mempengaruhi resiko penyakit metabolik maupun degeneratif seperti PJK (penyakit jantung koroner, diabetes melitus maupun hipertensi). Oleh karenanya penting untuk mencegah stunting sejak dini.

Dr.apt.Hari Susanti, M.Sc dan apt.Ginanjar Zukhruf Saputri, M.Sc selaku tim pelaksana dari Fakultas Farmasi menegaskan bahwa sinergi bersama baik dari lintas disipliner ilmu dan organisasi dibutuhkan dalam penguatan program cegah stunting.

Inisiasi model Sekolah Kader Cegah Stunting diharapkan mampu meningkatkan kapasitas kader-kader ‘Aisyiyah dan Nasyiatul ‘Aisyiyah. Dalam program ke-depan Sekolah Kader Cegah Stunting akan berfokus pada (1) penguatan pemahaman pencegahan stunting dalam perspektif agama, psikologi maupun kesehatan; (2) pemahaman terkait menejemen gizi baik pada usia remaja (pra nikah), ibu hamil, dan balita; serta (3) pemahan terkait keamanan pangan dan inovasi pangan lokal dalam pemberian PMT anak balita. Diharapkan, ke depannya kader-kader sekolah cegah stunting mampu memberikan kontribusinya pada masyarakat luas.  (***)

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

KPK Bidik LHKPN 2 Pejabat Pemilik Kripto Miliaran Rupiah

News
| Rabu, 24 April 2024, 01:17 WIB

Advertisement

alt

Rekomendasi Menyantap Lezatnya Sup Kacang Merah di Jogja

Wisata
| Sabtu, 20 April 2024, 07:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement