Advertisement

UIN Jogja Beri Gelar Honoris Causa kepada Tiga Tokoh, Salah Satunya dari Vatikan

Anisatul Umah
Minggu, 12 Februari 2023 - 02:27 WIB
Budi Cahyana
UIN Jogja Beri Gelar Honoris Causa kepada Tiga Tokoh, Salah Satunya dari Vatikan

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMANUIN Sunan Kalijaga Jogja akan memberikan gelar kehormatan doktor honoris causa kepada tiga tokoh agama.

Ketiga penerima anugerah itu adalah Presiden Dewan Kepausan untuk Dialog Antaragama Takhta Suci di Vatikan Kardinal Miguel Angel Ayuso Guixot; Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH. Yahya Cholil Staquf; dan Dewan Pakar Majelis Pelayanan Sosial PP Muhammadiyah Sudibyo Markus.

Advertisement

Penganugerahan ini akan diberikan pada Senin (13/2/2023) di Kampus UIN Sunan Kalijaga. Rektor UIN Sunan Kalijaga, Al Makin mengatakan tiga tokoh agama ini berkiprah di masing-masing bidang untuk perdamaian dunia melalui dialog antar umat beragama dan juga kegiatan kemanusiaan.

"KH. Yahya Cholil Staquf tidak diragukan lagi kiprahnya. Kontribusinya di bidang kemanusiaan, perdamaian, dan dialog antariman sudah dimulai sejak lama. Aktivitasnya dengan berbagai kelompok agama sangat menonjol," ucapnya dalam konferensi pers di UIN Sunan Kalijaga, Jumat (10/2/2023).

Kemudian tokoh dari Muhammadiyah Sudibyo Markus, menurutnya, juga punya banyak kontribusi. Sudibyo Markus berjuang mengirimkan bantuan ke jalur Gaza. Bantuan yang dikirimkan berasal dari kolega internasionalnya baik Kristen, Yahudi, Islam Timur Tengah, dan lainnya.

Dia juga berkontribusi dalam memperjuangkan perdamaian antara pemerintah Filipina dan kelompok Islam Moro mulai dari 2005 sampai 2022. Melalui proses yang panjang ia berkali-kali melakukan upaya perdamaian.

"Beliau berkontribusi tidak hanya untuk Muhammadiyah, tapi untuk Indonesia, dan manusia di dunia umumnya," ucapnya.

Sementara, Kardinal Miguel Angel Ayuso Guixot, menurut Al Makin, ditunjuk langsung oleh Paus Fransiskus di Vatikan. Bersama dengan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Al Makin mengaku sudah mengunjungi Paus Fransiskus.  

"Sudah sejak 2021, bahkan 2020 kami sounding untuk memberikan anugrah ke Kardinal Miguel. Beliau ditunjuk langsung oleh Paus Fransiskus di Vatikan," paparnya.

BACA JUGA: UIN Sunan Kalijaga Jogja Akan Beri Honoris Causa Kepada Tokoh Vatikan

Dia mengatakan pemberian anugerah honoris causa merupakan tradisi lama kampus sejak 1970. Tradisi dialog antarumat beragama dan trilogi kerukunan umat beragama.

"Di dalam internal umat beragama, antar-pemeluk umat beragama yang berbeda, dan agama dengan pemerintah. Masih berlanjut sampai sekarang, secara akademik dan praktik di lapangan."

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Abdur Rozaki, mengatakan penganugerahan gelar honoris causa ini memiliki dua makna. Anugerah ini menyampaikan kepada dunia bahwa praktik keberagaman yang sangat inklusif dan berakar kuat ada di Indonesia dan akan menciptakan atmosfer yang bagus di level global.

"UIN sebagai kampus berbasis agama, bisa memainkan peran strategis di tingkat global untuk mendorong persaudaraan, serta perdamaian," paparnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Pembangunan IKN Baru Mencapai 15 Persen Saat Perayaan HUT RI 17 Agustus

News
| Selasa, 16 Juli 2024, 15:37 WIB

Advertisement

alt

6 Destinasi Wisata Alam yang Wajib Dikunjungi di Bogor

Wisata
| Minggu, 14 Juli 2024, 09:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement